www.AlvinAdam.com


Berita 24 Sumatera Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 07.04

Djarot â€" Sihar Inginkan Ini untuk Sumatera Utara, Seperti Apa?

Bakal Cagub dan Cawagub Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus (foto: Tirto.id)

INFONAWACITA.COM â€" Bakal calon Gubernur Sumatera Utara ingin menjadikan Sumatera Utara sebagai miniatur Indonesia dalam kehidupan bertoleransi. Niat ini datang karena melihat keadaan masyarakat Sumatera Utara yang heterogen.

Hal ini tersampaikan saat meresmikan organisasi relawan pada Sabtu (28/1/2018) di Rumah Pemenangan Relawan Djarot-Sihar, Jalan Hayam Wuruk, Medan.

Djarot juga meminta agar para relawannya memulai terlebih dahulu dengan cara memberikan contoh mengenai toleransi itu kepada masyarakat. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini sekaligus juga memberi contoh salah satu cara kepada relawannya, d engan berkampanye penuh sopan santun dan tidak melontarkan pernyataan yang memecah belah.

Djarot sekaligus mengimbau, relawannya harus menjalankan kampanye kali ini dengan melibatkan suasana dan nuansa penuh kebahagiaan. Khususnya menyambut pesta demokrasi di Sumatera Utara.

“Maka jangan dibuat gaduh. Sampaikan dengan santun, penuh senyum. Buat gembira saja seperti saya. Apa kalian pernah lihat wajah saya merengut?” kata Djarot sambil berseloroh, seperti dikutip Tribunnews.com pada Minggu (28/1/2018).

Relawan Harus Ikhlas

Selain itu, ia juga meminta para relawannya untuk benar-benar tulus dan ikhlas mendukungnya maju di Pilgub 2018. Sebagai timbal balik, kata Djarot, dirinya akan memberikan yang terbaik kepada pembangunan Sumatera Utara. Terutama ketika dirinya terpilih menjadi Gubernur.

“Kalau kalian mengaku sebagai relawan, kalian harus betul-betul ikhlas. Ikhlas untuk memberikan sesuatu bagi Sumut,” kata Dj arot, seperti dikutip dari Tirto.id.

Djarot menekankan, apabila seseorang masih meminta anggaran dan senang bertengkar dengan sesama, maka orang seperti itu tak layak disebut relawannya.

Oleh karena itu, ujar Djarot, relawannya harus memiliki jiwa seperti Pahlawan Bangsa. Dimana mau berjuang tanpa memperhitungkan pamrih.

Seperti diketahui, bakal cagub yang berdampingan dengan Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus ini, didukung PDI Perjuangan dan PPP. Tentunya untuk bertarung di Pilkada Sumut 2018. (DS/zh)

Sumber: Google News | Berita 24 Sumut

thumbnail

Posted by On 07.04

Hingga Akhir Tahun, BPJS TK Targetkan Dana Kelolaan Rp400 T

Hingga Akhir Tahun, BPJS TK Targetkan Dana Kelolaan Rp400 T

Kunthi fahmar sandy

Hingga Akhir Tahun, BPJS TK Targetkan Dana Kelolaan Rp400 T
BPJS Ketenagakerjaan memproyeksikan dana kelolaan hingga akhir 2018 melebihi Rp400 triliun. Foto: Ilustrasi
A+ A- MEDAN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) menargetkan dana kelolaan hingga akhir tahun 2018 mencapai Rp400 triliun. Pada periode November 2017, dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan telah mencapai Rp305 triliun atau tumbuh 22,2%, atau melampaui target manajemen pada RKAT 2017 sebesar Rp296,9 triliun.
"Kami berharap dana kelolaan sampai akhir tahun ini bi sa lebih dari Rp400 triliun," kata Direktur Perencanaan Strategis dan TI BPJS Ketenagakerjaan Sumarjono seusai penyerahan piagam MURI untuk kepesertaan terbanyak di Medan, Sumatera Utara, akhir pekan ini.
Dia meyampaikan, untuk mencapai target-target tersebut perseroan akan melakukan berbagai inovasi salah satunya gencar memperkenalkan kepada generasi milenial melalui aplikasi BPJS TK mobile, melalui internet, facebook, twitter dan lainnya. "Jadi kami akan memberikan kemudahan, karena mereka bisa akses langsung melalui BPJS TK mobile," ujarnya.
Sementara itu, pada bulan Februari perseroan juga berencana akan mengeluarkan sistem informasi yang baru. Meski belum dijelaskan secara rinci, namun diharapkan dengan sistem baru ini, para peserta ataupun perusahaan bisa lebih cepat dan mudah untuk mendaftar ataupun membayar iuran.
Dalam kesempatan yang sama, BPJS Ketenagakerjaan memberikan kartu tanda kepesertaan kepada 31.465 pekerja rentan di wilayah Provinsi Sum atera Utara. Pemberian kartu kepesertaan kepada para pekerja rentan di wilayah Sumatera Utara ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara melalui Bank Sumut.
Deputi Direktur Wilayah Sumbagut BPJS Ketenagakerjaan Umardin Lubis mengungkapkan, nantinya para pekerja di Provinsi Sumatera Utara bisa bekerja dengan lebih tenang, khususnya para pekerja rentan, karena Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah memberikan upaya yang baik untuk melindungi para pekerja rentan melalui program GN Lingkaran (Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan).
Menurut dia, kepesertaan yang diberikan kepada 31.000 lebih pekerja rentan ini diberikan secara gratis oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk perlindungan selama 3 bulan dalam 2 program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm).
"Nanti sebanyak 31.465 pekerja rentan selama 3 bulan akan dibiayai pemerintah Pemprov Sumut. Lalu setelah 3 bulan masa perlindunga n, para pekerja bisa melanjutkan program perlindungan mereka secara mandiri,” paparnya.
Pihaknya akan terus memberikan palayanan terbaik atas program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh peserta khususnya di wilayah Sumatera Utara.
Setelah berhasil membukukan rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) pada 2016 lalu, BPJS Ketenagakerjaan kembali mendapatkan pengakuan MURI dengan mematahkan rekor personal sebelumnya. Kali ini, perseroan mendapatkan rekor MURI atas pemberian kepesertaan kepada 31.465 pekerja rentan di Medan, Sumatera Utara.
"Angka ini memecahkan rekor, karena sebelumnya memberikan kepesertaan gratis kepada 7.200 pekerja rentan di Makassar, dan sekarang meningkat 4 kali lipat menjadi lebih dari 31.000 pekerja rentan," ungkap Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.
Tengku berharap, perhatian dari Pemprov Sumatera Utara ini dapat dimanfaatkan oleh para pekerja sebagai suatu momen untuk dapat bekerja sebaik-baiknya dengan tena ng dan nyaman karena sudah mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan. Hingga saat ini, terhitung sebanyak 1,3 juta peserta telah terdaftar dalam program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Sumatera Utara, yang terbagi dalam empat sektor pekerja, yaitu pekerja Penerima Upah (PU), pekerja Bukan Penerima Upah (BPU), pegawai non Aparat Sipil Negara (ASN), dan sektor Jasa Konstruksi.
"Data potensi yang kami himpun dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara tahun 2017 menjelaskan bahwa terdapat 4,5 juta angkatan kerja yang ada di Provinsi Sumatera Utara, dimana 1,3 juta pekerja di antaranya sudah terdaftar," ungkapnya. (fjo) Follow Us : Follow @SINDOnewsSumber: Google News | Berita 24 Sumut

thumbnail

Posted by On 07.04

Pro Kontra Penunjukan Plt Gubernur dari Pati Polri di Sumatera Utara

  • Sumut
  • Detail Berita

Pro Kontra Penunjukan Plt Gubernur dari Pati Polri di Sumatera Utara

Stepanus Purba · Sabtu, 27 Januari 2018 - 14:43 WIB

Ilustrasi perwira tinggi (pati) Polri. (Foto: iNews.id)

MEDAN, iNews.id â€" Rencana penunjukan pejabat tinggi Polri sebagai pelaksana tugas (Plt) gubernur di Jawa Barat (Jabar) dan Sumatera Utara (Sumut) menuai p ro dan kontra. Tak sedikit yang meminta keputusan tersebut dianulir oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, namun banyak pula yang mendukung.

Sekretaris Komisi D DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sutrisno Pangaribuan ST mengatakan, kewenangan penunjukan plt gubernur ada di tangan presiden. "Kita minta semua pihak untuk baca kembali aturan perundang-undangan secara cermat agar tidak membangun kecurigaan kepada pemerintah. Pemerintah dipastikan akan melakukan setiap langkah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada. Keputusan menerima atau menolak usul mendagri ada di tangan presiden," kata Sutrisno Pangaribuan kepada iNews.id, Sabtu (27/1/2018).

Dia menerangkan, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 akan dilaksanakan secara bersamaan di 17 provinsi. Tentu, kata dia, jabatan eselon I di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan kosong jika diperbantukan sebagai plt gubernur.

"Sementara itu, Kemendagri juga bertanggung jawab untuk mengawal pilkada serenyak di 171 daerah di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Menurut Sutrisno, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pemegang kekuasan dapat mendelegasikan kepada menteri dan kapolri untuk memilih salah satu perwira tinggi (Pati) Polri sebagai plt gubernur. "Maka tidak melanggar ketentuan jika presiden menugaskan pati Polri setara eselon I. Jika presiden menyetujui usul Irjen Pol Martuani Somin sebagai plt gubernur Sumut tentu melewati segala bentuk pertimbangan," ujarnya.

Sutrisno juga menilai, Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi. Untuk itu, penunjukan pati Polri sebagai plt gubernur akan memudahkan proses komunikasi dengan seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangka pengamanan pelaksanaan pemilihan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Utara Hendra Cipta menilai, penunjukan pati Polri sebagai plt gubernur Sumut merupakan hal yang tidak lazim dan aneh. "Kita tidak tahu apa dasar berpikir mendagri sehingga mengambil keputusan tersebut. Wajar banyak spekulasi terkait dengan penunjukan ini," ujar Hendra Cipta, Sabtu (27/1/2018).

Hendra juga menjelaskan kondisi di Sumut sejauh ini kondusif dan sangat menghormati kemajemukan yang ada. "Kecuali misalnya Sumatera Utara dalam tingkat kerawanan konflik sosial yang cukup tinggi sehingga dibutuhkan seorang plt dari unsur kepolisian," katanya.

"Jadi saya kira penunjukan plt gubernur Sumut dari unsur kepolisian tidak perlu dilakukan. Sebaiknya mendagri menunjuk pejabat eselon I di lingkungan Kemendagri saja. Jika ada tingkat kerawanan, maka mari kita percayakan pengamanannya kepada Polda Sumut untuk menanganinya," ungkapnya.

Sebelumnya pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Arifin Saleh Siregar juga mengkritik keras rencana tersebut. Dia meminta pemerintah pusat sebagaiknya tidak membuat kebijakan yang tidak lazim.

"Pemerintah pusat jika ingin membuat terobosan, hendaklah buat terobosan dalam konteks pembangunan. Jangan membuat terobosan seperti ini karena akan mengundang kegaduhan di masyarakat dan di parlemen nantinya," katanya.


Editor : Achmad Syukron Fadillah

BERITA TERKAIT

  • KPU: Angkat Pj Gubernur Kewenangan Pemerintah

  • Ratusan Relawan Deklarasi Menangkan Djarot-Sihar di Pilgub Sumut

  • Polemik Pj Gubernur, Erry: Saya Masih Gubernur hingga 17 Juni Nanti

  • Bisakah Jenderal Polisi Jadi Plt Gubernur? Ini Aturannya

  • KPU Sumut Berharap Paslon Tak Gunakan Kampanye Hitam dan SARA

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

VIDEO

Diikuti 7.000 Warga, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah Gelar Jalan Santai

  • Sengketa Diproses, Kegiatan PTPN II Kebun Limau Tak Dihentikan

  • Ditagih Utang, Seorang Pria Nekat Bunuh Tetangga

  • Anaknya Dibekuk Petugas karena Terlibat Narkoba, Ibu Histeris

  • Potensi Cemari Lingkungan, PT Madina Madani Mining Ditolak Warga Mandailing Natal

STREAMING

BERITA POPULER

  • Pro Kontra Penunjukan Plt Gubernur dari Pati Polri di Sumatera Utara

  • Baru 2 Bulan Bebas, Pria 40 Tahun I ni Kembali Terciduk Kasus Narkoba

  • Pengemudi Mabuk Tabrak 3 Sepeda Motor di Kisaran Dihajar Massa

  • Gempa Berkekuatan 3,1 Guncang Laut Nias, Tidak Ada Potensi Tsunami

  • Ratusan Relawan Deklarasi Menangkan Djarot-Sihar di Pilgub Sumut

  • Polemik Pj Gubernur, Erry: Saya Masih Gubernur hingga 17 Juni Nanti

  • Asyik Main di Warnet, 30 Pelajar Bolos Terjaring Razia Kasih Sayang

  • Cabuli 5 Santri, Guru Ngaji di Deliserdang Babak Belur Dihajar Warga

  • Bawa Sabu Saat Jenguk Tahanan, Seorang Pria Diamankan Polisi

KOLOM

  • Keadilan Verifikasi Parpol

  • Ustaz Abdul Somad yang Saya Kenal

  • Bencana Alam dan Tantangan Bisnis Penerbangan

  • Ngeri-ngeri Sedap Grup D dan F Piala Dunia 2018

TOPIK POPULER

  1. Manchester City
  2. Pilpres 2019
  3. Bursa Efek Indonesia
  4. Astronot
  5. Soeharto
  6. Pembunuhan
  7. Kartini Perindo
  8. Pilkada 2018
  9. Pilgub Sumut
  10. Banjir
;Sumber: Google News | Berita 24 Sumut

thumbnail

Posted by On 07.04

Bahaya! Lubang Menganga di Ujung Jembatan Lintas Nasional ...

Bahaya! Lubang Menganga di Ujung Jembatan Lintas Nasional Agara-Sumatera Utara, Sudah Dua Bulan

Kondisi oprit amblas sepanjang 1,5 meter dengan lebar sekitar satu meter. Akibatnya, kendaraan sulit melintas dan rawan kecelakaan.

Bahaya! Lubang Menganga di Ujung Jembatan Lintas Nasional Agara-Sumatera Utara, Sudah Dua BulanSERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWIOprit Jembatan Kumbang, Kecamatan Badar, Aceh Tenggara, amblas sejak dua bukan yang lalu dan hingga Minggu (28/1/2018) belum diperbaiki. Kondisi itu menyebabkan kendaraan sulit melintas dan rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Oprit jembat an Kumbang, Kecamatan Badar, Aceh Tenggara amblas sejak dua bukan yang lalu.

Kondisi oprit amblas sepanjang 1,5 meter dengan lebar sekitar satu meter. Akibat oprit jembatan amblas di jalan nasional Aceh Tenggara-Sumatera Utara itu, menyulitkan kenderaan melintas dan rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Seorang pengendara sepeda motor, Ucok, kepada Serambinews.com, Minggu (28/1/2018 ) mengatakan, oprit jembatan itu sudah dua bulan berlubang dan kini semakin besar.

"Kalau tidak secepatnya diperbaiki terancam putus dan ini akan menyulitkan kenderaan melintas," katanya.

Terkait hal itu, Ketua LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara, M Saleh Selian mengatakan, selama ini perbaikan jalan nasional perbatasan Gayo Lues-Aceh Tenggara dan Sumatera Utara terkesan asal-asalan.

Padahal, menurut M Saleh, dana pemeliharaan jalan nasional mencapai Rp 2,8 miliar dari APBN 2017.

Buktinya, saja saat ini jalan di daerah Kumbang dan sekitarnya bertaburan lubang begitu juga oprit jembatan sudah sekitar dua bulan amblas dan belum ditangani.

Selain oprit jembatan yang amblas, banyak jalan berlubang seperti di Simpang Semadam, Suka Makmur, Lawe Beringin Gayo, Kecamatan Semadam, Lawe Tua Makmur, Bukit Merdeka dan sekitarnya, Kecamatan Lawe Sigala-gala.(*)

Penulis: Asnawi Luwi Editor: Safriadi Syahbuddin Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Berita 24 Sumut

thumbnail

Posted by On 21.19

PLN Sumatera Utara Kembangkan Kapal Listrik di Danau Toba

PLN Sumatera Utara Kembangkan Kapal Listrik di Danau Toba Reporter:

Iil Askar Monza (Kontributor)

Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

Kamis, 25 Januari 2018 19:26 WIB
PLN Sumatera Utara Kembangkan Kapal Listrik di Danau Toba

Presiden Joko Widodo menikmati panorama Danau Toba dari Dusun Panoguan Solu, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, 22 Agustus 2016. Dalam kunjungannya ke Danau Toba, Jokowi didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan. TEMPO/Aditya Budima n

TEMPO.CO, Medan - Pengembangan Danau Toba berbasis ecopark mendorong PT. PLN (Persero) Sumatera Utara untuk mengembangkan sumber tenaga listrik. Salah satunya dengan perencanaan pengoperasian kapal listrik bagi masyarakat disekitar Danau Toba.

Pengembangan Danau Toba yang berkonsep ecopark dinilai sejalan dengan pengoperasian kapal listrik. "Dengan Danau Toba yang berkonsep ecopark, penggunaan kapal listrik akan menuruni polusi bahan bakar", ujar General Manager PT. PLN (Persero) Sumateta Utara, Feby Joko Priharto kepada wartawan pada Kamis, 25 Januari 2018.

Simak: PLTGU Beroperasi, Krisis Listrik Sumatera Berkurang

Joko mengatakan langkah pertama yang akan dilakukan adalah merubah pola pikir masyarakat mengenai penggunaan kapal motor menjadi kapal listrik. Meskipun diakui tidak mudah, tapi pihaknya tetap akan melakukan usaha edukasi tersebut setahap demi setahap.

Selain itu, PLN Sumatera Utara juga akan melakukan kerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) untuk melakukan studi pengembangannya. Dipilihnya ITS karena PLN menganggap jika ITS mumpuni dalam ilmu perkapalan.

Setelah melakukan studi pengembangan, nantinya akan dilanjutkan dengan penyusunan prototipe. Targetnya, pengoperasian kapal listrik akan dilaksanakan mulai tahun ini. Diharapkan setelah pengoperasian, kapal listrik bisa menjadi hybrid.

Apalagi menurut pihaknya, listrik akan menjadi kebutuhan primer dalam masyarakat. Seperti perangkat dan kendaraan dimasa depan yang diprediksi akan menjadi baterai sebagai sumber tenaga.

Ihwal itu, PLN Sumatera Utara telah memulai memperbanyak Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU).

"Tujuannya, pembangunan SPLU untuk mendukung operasional kapal. Disana kapal akan diisi baterainya setiap satu kali antaran. Jadi itu pasti mengurangi polusi bahan bakar minyak", sambung Feby.

Terkait
  • PLN Sumatera Utara Targetkan Pendapatan Naik 11,8 Persen

    PLN Sumatera Utara Targetkan Pendapatan Naik 11,8 Persen

    22 jam lalu
  • Laris Manis, BMW Fokus Pasarkan Mobil Listrik

    Laris Manis, BMW Fokus Pasarkan Mobil Listrik

    3 hari lalu
  • Kemenkeu Lanjutkan Cicil Utang Rp 27 Triliun ke Pertamina dan PLN

    Kemenkeu Lanjutkan Cicil Utang Rp 27 Triliun ke Pertamina dan PLN

    10 hari lalu
  • Arab Saudi Segera Kembangkan Kendaraan Listrik

    Arab Saudi Segera Kembangkan Kendaraan Listrik

    11 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Jokowi Ajak Asean dan India Lanjutkan Perundingan RCEP

    Jokowi Ajak Asean dan India Lanjutkan Perundingan RCEP

    3 jam lalu
  • Pembahasan RUU Penyiaran Mandek 12 Bulan di Baleg DPR, Kenapa?

    Pembahasan RUU Penyiaran Mandek 12 Bulan di Baleg DPR, Kenapa?

    17 jam lalu
  • Ratusan Pilot Menganggur, Sriwijaya Air: Lulusan Tak Sebanding Kebutuhan

    Ratusan Pilot Menganggur, Sriwijaya Air: Lulusan Tak Sebanding Kebutuhan

    21 jam lalu
  • Pilot Asing Rela Ditempatkan di Papua dan Bergaji Murah

    Pilot Asing Rela Ditempatkan di Papua dan Bergaji Murah

    1 hari lalu
  • Foto
  • Intip Pembuatan Sepatu yang Menggunakan Kulit Ikan

    Intip Pembuatan Sepatu yang Menggunakan Kulit Ikan

    1 hari lalu
  • Sambut Imlek, Antam Luncurkan Emas Bergambar Anjing

    Sambut Imlek, Antam Luncurkan Emas Bergambar Anjing

    7 hari lalu
  • Saat Sandiaga Uno Berkunjung ke JakGrosir

    Saat Sandiaga Uno Berkunjung ke JakGrosir

    14 hari lalu
  • Menteri Enggartiasto Lukita Resmikan Operasi Pasar Beras

    Menteri Enggartiasto Lukita Resmikan Operasi Pasar Beras

    16 hari lalu
  • Video
  • Jadi Jutawan: Raja Bitcoin

    Jadi Jutawan: Raja Bitcoin

    1 hari lalu
  • Senja Kala Pabrik Pengolah Kulit Kina Satu-Satunya di Indonesia

    Senja Kala Pabrik Pengolah Kulit Kina Satu-Satunya di Indonesia

    4 hari lalu
  • Naela Ali, Ilustrator yang Suka Tema Kebudayaan Jepang dan Kucing

    Naela Ali, Ilustrator yang Suka Tema Kebudayaan Jepang dan Kucing

    4 hari lalu
  • 4 Tahun Penantian, Akhirnya Indonesia Bisa Ekspor Manggis ke Cina

    4 Tahun Penantian, Akhirnya Indonesia Bisa Ekspor Manggis ke Cina

    6 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Ratusan Pilot Menganggur, Sriwijaya Air: Lulusan Tak Sebanding Kebutuhan

  • 2

    Gempa di Lebak Banten, Gubernur Aher Salurkan Bantuan ke Sukabumi

  • 3

    Pembahasan RUU Penyiaran Mandek 12 Bulan di Baleg DPR, Kenapa?

  • 4

    Jokowi: RI Siap Berpartisipasi Bangun Infrastruktur di Sri Lanka

  • 5

    Sekolah Pilot: Permintaan Maskapai Penerbangan Terlalu Tinggi

  • Fokus
  • Tahun Politik, Jokowi Ijinkan Menteri Rangkap Jabatan di Partai?

    Tahun Politik, Jokowi Ijinkan Menteri Rangkap Jabatan di Partai?

  • Polemik Impo   r Garam, Antara Data Airlangga dan Susi Pudjiastuti

    Polemik Impor Garam, Antara Data Airlangga dan Susi Pudjiastuti

  • Pegawai Federal AS Senang Penutupan Pemerintahan Trump Usai

    Pegawai Federal AS Senang Penutupan Pemerintahan Trump Usai

  • Kebijakan Menampung Pedagang Tanah Abang di Jalan, Ini Sanksinya

    Kebijakan Menampung Pedagang Tanah Abang di Jalan, Ini Sanksinya

  • Terkini
  • Garuda Indonesia Tambah Jadwal Penerbangan Beijing-Denpasar

    Garuda Indonesia Tambah Jadwal Penerbangan Beijing-Denpasar

    1 jam lalu
  • Bandara Sam Ratulangi Layani Penerbangan Sewa Manado-Cina

    Bandara Sam Ratulangi Layani Penerbangan Sewa Manado-Cina

    1 jam lalu
  • Bergabung dengan Pertagas, PGN Sebut Aset Perusahaan Bertambah

    Bergabung dengan Pertagas, PGN Sebut Aset Perusahaan Bertambah

    1 jam lalu
  • Presiden Jokowi dan PM Modi Bahas Hambatan Dagang

    Presiden Jokowi dan PM Modi Bahas Hambatan Dagang

    1 jam lalu
  • Batik Air Kini Melayani Rute Surabaya-Manokwari

    Batik Air Kini Melayani Rute Surabaya-Manokwari

    1 jam lalu
  • Empat Saham Baru Masuk Indeks LQ45

    Empat Saham Baru Masuk Indeks LQ45

    2 jam lalu
  • IHSG Diprediksi Menguat pada Akhir Pekan

    IHSG Dipr ediksi Menguat pada Akhir Pekan

    3 jam lalu
  • Maskapai Scoot Singapura Terbang Langsung dari ke Pekanbaru

    Maskapai Scoot Singapura Terbang Langsung dari ke Pekanbaru

    3 jam lalu
  • Citilink: Kami Menunggu Pemerintah Bantu Sekolah Pilot

    Citilink: Kami Menunggu Pemerintah Bantu Sekolah Pilot

    4 jam lalu
  • Dolar AS Menguat Terkerek Komentar Donald Trump

    Dolar AS Menguat Terkerek Komentar Donald Trump

    4 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Pilkada 2018, Sihar Sitorus Masuk Daftar 10 Calon Terkaya

    Dari LHKPN, Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Sihar Sitorus menjadi satu calon terkaya yang akan berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat.

    Sumber: Google News | Berita 24 Sumut