GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Edy Rahmayadi: Saya Ingin Jadi Gubernur Sumut, Bukan KSAD

Edy Rahmayadi: Saya Ingin Jadi Gubernur Sumut, Bukan KSAD

Edy Rahmayadi: Saya Ingin Jadi Gubernur Sumut, Bukan KSAD Reporter: Irsyan Hasyim (Kontributor) Edito…

Edy Rahmayadi: Saya Ingin Jadi Gubernur Sumut, Bukan KSAD

Edy Rahmayadi: Saya Ingin Jadi Gubernur Sumut, Bukan KSAD Reporter:

Irsyan Hasyim (Kontributor)

Editor:

Kukuh S. Wibowo

Rabu, 20 Desember 2017 17:58 WIB
Edy Rahmayadi: Saya Ingin Jadi Gubernur Sumut, Bukan KSAD

Inspektur upacara, Presiden Jokowi (kanan) didampingi Komandan upacara, Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi (kiri), memeriksa barisan saat Upacara Perayaan HUT ke-72 TNI di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, 5 Oktober 2017. ANTARA

TEMPO.CO, Dep ok - Panglima Komando Strategis Angkatan Darat Letnan Jenderal Edy Rahmayadi mengaku tidak tertarik menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Sebab, kata Edi, dia akan segera mendaftar sebagai calon Gubernur Sumatera Utara.

"Jadi saya tidak mau jadi KSAD, tapi mau jadi gubernur kalau warga Sumatera Utara menginginkan," kata Edy di Markas Divisi Infantri 1 Kostrad Cilodong, Depok, Rabu, 20 Desember 2017.

Baca: Hadi Tjahjanto Ubah Sebagian Keputusan Gatot Soal Mutasi Pati TNI

Edy berujar keinginannya menjadi Gubernur Sumatera Utara sudah final. Keputusan itu, kata dia, tidak bisa diubah. "Sudah bulat hati saya untuk jadi menjadi Gubernur Sumatera Utara pada 2018 apabila dipilih rakyat Sumatera Utara," ujarnya.

Edy meminta informasi tersebut disampaikan kepada semuanya. "Tolong disiarkan sampai ke kutub utara dan kutub selatan biar tidak ada yang bertanya lagi," ucapnya.

Simak: Panglima TNI Diganti, Pangkostrad Ajukan Pensiun Dini

Sebelum masa pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) berakhir, Edy menuturkan akan mendaftarkan diri sebagai calon gubernur sekitar 8-10 Januari 2018. "Batas pendaftaran yang diatur KPU itu tanggal 8 sampai 10 Januari," tuturnya.

Untuk memuluskan niatnya, dia mengaku telah mengajukan surat pensiun dini sebagai prajurit kepada Panglima TNI. Surat itu sudah masuk sejak bulan lalu. "Saat itu, Panglima masih Jenderal Gatot," ujarnya.

Lihat: PAN dan Gerindra Tetap Usung Edy Rahmayadi Sebagai Cagub Sumut

Menurut Edi, jika sudah resmi mencalonkan diri, otomatis dia akan menyerahkan jabatan Pangkostrad. Kalau belum ada pengganti, kata dia, tongkat komando diambilalih KSAD. "Tapi kalau sudah ada pengganti, akan dilakukan sertijab (serah-terima jabatan)," katanya.

Terkait
  • Edy Rahmayadi Targetkan Kostrad Punya 46 Ribu Personel di 2019

    Edy Rahmayadi Targetkan Kostrad Punya 46 Ribu Personel di 2019

    14 jam lalu
  • PAN dan Gerindra Tetap Usung Edy Rahmayadi Sebagai Cagub Sumut

    PAN dan Gerindra Tetap Usung Edy Rahmayadi Sebagai Cagub Sumut

    16 jam lalu
  • Ketua PSSI Nyalon di Pilkada Sumatera Utara, Ini Kata Kemenpora

    Ketua PSSI Nyalon di Pilkada Sumatera Utara, Ini Kata Kemenpora

    28 hari lalu
  • Gerindra Resmi Usung Pangkostrad Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut

    Gerindra Resmi Usung Pangkostrad Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut

    32 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Edy Rahmayadi: Saya Ingin Jadi Gubernur Sumut, Bukan KSAD

    Edy Rahmayadi: Saya Ingin Jadi Gubernur Sumut, Bukan KSAD

    12 jam lalu
  • Pen   jelasan Hadi Tjahjanto Soal Pembatalan Mutasi 16 Pati TNI

    Penjelasan Hadi Tjahjanto Soal Pembatalan Mutasi 16 Pati TNI

    17 jam lalu
  • Maqdir Akan Bandingkan Dakwaan Setya Novanto dengan Terdakwa Lain

    Maqdir Akan Bandingkan Dakwaan Setya Novanto dengan Terdakwa Lain

    20 jam lalu
  • Hadi Tjahjanto Ubah Sebagian Keputusan Gatot Soal Mutasi Pati TNI

    Hadi Tjahjanto Ubah Sebagian Keputusan Gatot Soal Mutasi Pati TNI

    20 jam lalu
  • Foto
  • Wapres Jusuf Kalla Resmi Tutup Munaslub Partai Golkar

    Wapres Jusuf Kalla Resmi Tutup Munaslub Partai Golkar

    8 jam lalu
  • Gaya Keren Panglima TNI dan Kapolri Sebelum Terbangkan Sukhoi

    Gaya Keren Panglima TNI dan Kapolri Sebelum Terbangkan Sukhoi

    10 jam lalu
  • Intip Persiapan Gereja Katedral Jakarta Jelang Perayaan Natal

    Intip Persiapan Gereja Katedral Jakarta Jelang Perayaan Nat al

    11 jam lalu
  • Setya Novanto Jalani Sidang Eksepsi Kasus Korupsi E-KTP

    Setya Novanto Jalani Sidang Eksepsi Kasus Korupsi E-KTP

    12 jam lalu
  • Video
  • Panglima TNI Ajak Kapolri, KSAD dan KSAL Menjajal Pesawat Sukhoi

    Panglima TNI Ajak Kapolri, KSAD d an KSAL Menjajal Pesawat Sukhoi

    12 jam lalu
  • Todongkan Samurai, Perampok di Brebes Gasak Uang Puluhan Juta

    Todongkan Samurai, Perampok di Brebes Gasak Uang Puluhan Juta

    15 jam lalu
  • Kunjungi UGM, Jokowi Temui Dosennya yang Dikenal Galak

    Kunjungi UGM, Jokowi Temui Dosennya yang Dikenal Galak

    1 hari lalu
  • PT Kereta Api Indonesia Siap Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru

    PT Kereta Api Indonesia Siap Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru

    1 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Soal Remisi untuk Ahok, Begini Penjelasan Dirjen Permasyarakatan

  • 2

    Ini 16 Perwira Tinggi TNI yang Mutasinya Diubah Hadi Tjahjanto

  • 3

    Penjelasan Hadi Tjahjanto Soal Pembatalan Mutasi 16 Pati TNI

  • 4

    Hadiri Sidang Eksepsi, Setya Novanto Kenakan Kemeja Batik Cokelat

  • 5

    Dikabarkan Jadi Wakil Ketua MPR, Titiek Soeharto: InsyaAllah Siap

  • Fokus
  • PPATK Telisik Transaksi Mencurigakan 747 T, Siapa 19 Pelakunya?

    PPATK Telisik Transaksi Mencurigakan 747 T, Siapa 19 Pelakunya?

  • Ekosistem Startup di Indonesia Dianggap Tertinggal dari Singapura

    Ekosistem Startup di Indonesia Dianggap Tertinggal dari Singapura

  • KPK: Meski Ada Nama yang Raib, Dakwaan Setya Novanto Tetap Sah

    KPK: Meski Ada Nama yang Raib, Dakwaan Setya Novanto Tetap Sah

  • Koran Tempo Berikan Penghargaan Startup Pilihan 2017 Hari Ini

    Koran Tempo Berikan Penghargaan Startup Pilihan 2017 Hari Ini

  • Terkini
  • 2017, 138 WNA Dideportasi dari Jawa Tengah

    2017, 138 WNA Dideportasi dari Jawa Tengah

    3 jam lalu
  • Didukung Maju Pilpres 2019, Cak Imin: Sabar Dulu

    Didukung Maju Pilpres 2019, Cak Imin: Sabar Dulu

    4 jam lalu
  • JK: Background Airlangga Membuat Pantas Jadi Ketum

    JK: Background Airlangga Membuat Pantas Jadi Ketum

    4 jam lalu
  • JK Tidak Mempermasalahkan Bila Airlangga Hartarto Rangkap Jabatan

    JK Tidak Mempermasalahkan Bila Airlangga Hartarto Rangkap Jabatan

    6 jam lalu
  • Marsekal Hadi Anulir Mutasi Perwira TNI, JK: Itu Masalah Internal

    Marsekal Hadi Anulir Mutasi Perwira TNI, JK: Itu Masalah Internal

    7 jam lalu
  • Perindo dan PSI Lolos Verifikasi Faktual, KPU: Belum Akhir Proses

    Perindo dan PSI Lolos Verifikasi Faktual, KPU: Belum Akhir Proses

    7 jam lalu
  • Budi Waseso: Aceh Pintu Masuk Narkoba dari Jalur Laut

    Budi Waseso: Aceh Pintu Masuk Narkoba dari Jalur Laut

    9 jam lalu
  • Bareskrim Mabes Polri Bekuk 13 Komplotan Pemalsu Uang dan Dokumen

    Bareskrim Mabes Polri Bekuk 13 Komplotan Pemalsu Uang dan Dokumen

    9 jam lalu
  • Kata Muhaimin Iskandar Soal Pilpres 2019

    Kata Muhaimin Iskandar Soal Pilpres 2019

    9 jam lalu
  • Kasus E-KTP, K   PK Panggil 2 Anak Setya Novanto Esok dan Lusa

    Kasus E-KTP, KPK Panggil 2 Anak Setya Novanto Esok dan Lusa

    9 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Daya Jangkau Rudal Balistik Iran Mencapai Eropa dan India

    Berbagai rudal balistik Iran diperkirakan mampu menghantam Eropa. Jangkauannya mencapai 2.500 kilometer.

    Sumber: Google News | Berita 24 Sumut

    Tidak ada komentar