GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Jaringan tol listrik Sumatera ditarget selesai semester I 2018

Jaringan tol listrik Sumatera ditarget selesai semester I 2018

Merdeka > Uang …

Jaringan tol listrik Sumatera ditarget selesai semester I 2018

Merdeka > Uang Jaringan tol listrik Sumatera ditarget selesai semester I 2018 Jumat, 15 Desember 2017 15:07 Reporter : Idris Rusadi Putra Tower Listrik. ©shutterstock.com

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menargetkan proyek pembangunan jaringan transmisi 275 KV rampung pada akhir semester I 2018. Selesainya proyek ini akan meningkatkan keandalan penyalu ran listrik di sepanjang wilayah Sumatera dari Lahat Sumatera Selatan hingga ke Medan.
Kepala Divisi Pengembangan PLN Regional Sumatera, Budi Pengestu, mengatakan terbangunnya tol listrik ini diharapkan berdampak pada efisiensi pendistribusian listrik di wilayah Sumatera Bagian Utara.
Efisiensi ini mutlak dibutuhkan karena selama ini listrik yang dihasilkan di Sumatera bagian Selatan lebih besar. Sedangkan, kebutuhan listrik justru banyak di bagian Utara karena terdapat kawasan industri yang pembangkitnya terbatas.
"Dengan adanya jaringan 275 KV maka listrik dari sumatera bagian Selatan bisa didistribusikan ke bagian Utara," katanya saat ditemui di Belitung, Jumat (15/12).
Dampak selanjutnya dari beroperasinya transmisi ini adalah menurunkan Biaya Pokok Produksi (BPP). Selama ini, kebutuhan listrik di Sumatera bagian Utara banyak didominasi oleh pembangkit bertenaga diesel, otomatis membutuhkan biaya cukup besar sehingga berdampak terhadap BPP.
"Ka lau kita sudah punya jalan tol, kalau yang punya potensi banyak kan di selatan bisa menurunkan BPP yang lebih tinggi BPP di Sumut. Misalkan di Sumut masih operasikan pembangkit BBM di Belawan kalau ini (listrik) bisa dievakuasi kesana kan pasti jauh lebih murah," katanya.
Dia menjelaskan, pembangunan jaringan 275 KV ini dilakukan sejak dua tahun lalu secara bertahap. "Pembangunan bertahap dari Lahat di Sumatera Selatan ke Lubuk Linggau, lalu Payakumbuh ke Padang Sidempuan sampai ke Medan, 2018 diharapkan bisa selesai" ujarnya.
Saat ini, sistem kelistrikan di Sumatera memang belum terintegrasi, karena masih terpisah. Ada sistem Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng), dan Sumateran Bagian Selatan (Sumbagsel).
Dalam data PLN kemampuan produksi listrik di Sumatera bagian Utara memang tidak seandal bagian Tengah ataupun Selatan.
Di Aceh misalnya beban listriknya mencapai 385 Megawatt (MW) sementara kemampuan dayanya hanya sebe sar 250 MW. Selama ini kebutuhan daya di Aceh terbantu dengan dialirinya listrik dari Sumatera Utara yang memiliki kemampuan bisa mencapai 1.818 MW dengan kebutuhan 1.672 MW.
Sementara, di Sumsel kemampuan daya bisa mencapai 1.300 MW dengan beban hanya 735 MW, di Bengkulu kemampuan dayanya bisa mencapai 236 MW dengan kebutuhannya hanya 161 MW.
Untuk tahap awal tol listrik 275 KV memang direncanakan tersambung hingga ke Medan, namum PLN kata Budi sudah merencanakan pembangunannya diteruskan hingga ke Aceh. "Sampai Medan dulu, tapi mungkin beberapa tahun kedepan ke Aceh juga," tutup Budi.

[bim]

Baca Juga:
PLN Bekasi pasang 2.800 sambungan baru ke 'Perumahan Jokowi'Begini rencana PLN agar semua pelosok negeri bisa nikmati listrik di 2026Tolak PLTP Baturraden, 2 mahasiswa bersepeda Bandung-PurwokertoPLN gandeng Waskita Karya bangun transmisi 500 Kv di SumateraPLN bakal alirkan setrum ke 1.273 de sa di Papua dan MalukuPLN bangun gardu 'jantung' di kelistrikan Jawa-Bali Rp 153 miliar2017, PLN bakal melistriki 484 desa di Indonesia Timur
Topik berita Terkait:
  1. Proyek Transmisi Listrik
  2. PLN
  3. Ekonomi Indonesia
  4. Tanjung Pandan Belitung
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Ber ita Hari Ini

Rekomendasi

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.


Sumber: Google News | Berita 24 Sumut

Tidak ada komentar