GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Pancing Itu Bernama Kampung Berseri Astra

Pancing Itu Bernama Kampung Berseri Astra

Pancing Itu Bernama Kampung Berseri Astra Status Kampung Berseri Astra ditambah status Sekolah Adiwiyata Nasional menjadi daya tarik SD Negeri 028067 di Binjai.Minggu, 31 Desember 2017 1…

Pancing Itu Bernama Kampung Berseri Astra

Pancing Itu Bernama Kampung Berseri Astra

Status Kampung Berseri Astra ditambah status Sekolah Adiwiyata Nasional menjadi daya tarik SD Negeri 028067 di Binjai.

Pancing Itu Bernama Kampung Berseri AstraTrulyGAPURA Kampung Berseri Astra (KBA) di Lingkungan VI, kelurahan Cengkeh Turi, kecamatan Binjai Utara, Sumatera Utara.

TRIBUN-MEDAN.com-Nurhalimah tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya ketika tahun ajaran baru 2017/2018 resmi dimulai 17 Juli 2017. Kebahagiaan Kepala Sekolah SD Negeri 028067 yang beralamat di Jalan Sabit Kelurahan Cengkeh Turi, kecamatan Binjai Utara, Sumatera Utara itu bukan karena mendapat undian berhadiah atau kenaikan gaji, tetapi karena bertambahnya jumlah siswa baru yang mendaftar . Sebanyak 40 siswa baru diterima di kelas I.

Nurhalimah mengaku, meningkatnya jumlah siswa yang mendaftar bukan hanya terjadi di tahun 2017 saja, tetapi sudah dimulai sejak tahun ajaran 2016/2017. Bahkan jumlah pendaftar di tahun ajaran 2016/2017 mencapai 50 orang. Tetapi, tahun ajaran 2017/2018 menjadi sangat istimewa bagi Nurhalimah dikarenakan peraturan yang ketat saat Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). “Di PPDB 2017/2018, siswa baru kelas I baru diterima mendaftar jika usianya minimal enam tahun. Tidak boleh kurang meski hanya satu hari. Kalau di tahun-tahun sebelumnya kan, usia 5 tahun 8 bulan pun sudah boleh mendaftar. Tetapi di tahun ajaran 2017/2018, peraturannya sangat ketat,” kata Nurhalimah kepada Tribun-Medan.com, belum lama ini.

Kekhawatiran akan menurunnya jumlah siswa di tahun ajaran 2017/2018, kata Nurhalimah, sempat bergelayut dalam dirinya jika peraturan usia siswa minimal enam tahun diberlakukan. Kekhawatiran Nurhalimah cukup beralasan mengi ngat di tahun ajaran 2015/2016, siswa baru kelas I hanya 25 orang dan ada sejumlah siswa yang usianya kurang dari enam tahun saat diterima. Alasan lainnya adalah, banyak SD di Binjai yang justru mengalami tren penurunan siswa baru.

Apa yang dikahwatirkan Nurhalimah tidak terjadi. Sebanyak 40 siswa baru SD Negeri 028067 diterima di kelas I dan dibagi dalam dua kelas. Meskipun tidak sebanyak tahun ajaran 2016/2017 yang mencapai 50 siswa, Nurhalimah mengaku sangat bersyukur atas pencapaian tersebut. “Disaat SD lain kekurangan siswa, sekolah kami justru bertambah. Jika di tahun ajaran 2016/2017 masih ada siswa kelas I yang usianya kurang dari enam tahun, maka di tahun ajaran 2017/2018, semua siswa berusia minimal enam tahun. Selain itu, siswa baru tak hanya dari Lingkungan VI Cengkeh Turi saja, tetapi juga dari lingkungan tetangga. Kini kami punya 282 siswa yang dibagi dalam 11 kelas,” kata Nurhalimah.

Lalu apa rahasianya sehingga siswa baru bertambah di SD ini? Nurhal imah menyebut status dan fasilitas sekolah menjadi faktor mengapa orangtua siswa mempercayakan anaknya untuk dididik di SD Negeri 028067. Sekolah ini kini berstatus Sekolah Adiwiyata Nasional. Sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang telah menerapkan sistem dengan maksud untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Saat Tribun-Medan.com berkunjung ke sekolah tersebut akhir Desember lalu, status sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional ini memang berbanding lurus dengan kondisi sekolah. Lingkungan sekolah tampak asri, bersih dan hijau. Ratusan pohon penghijauan tertanam kokoh di lingkungan sekolah. Berbagai jenis bunga tertanam langsung di tanah. Ada juga bunga yang ditanam dalam wadah pot dan diletakkan di selasar kelas maupun di rak besi yang disandarkan ke dinding kelas. Sebuah kolam mini berisi ikan mujahir dan kandang burung yang terle tak di depan perpustakan sekolah melengkapi asrinya lingkungan sekolah. Sementara itu di sebelah kiri pintu masuk sekolah, tembok sekolah dengan warna dasar biru diberi gambar aktivitas anak-anak dan tulisan yang sifatnya ajakan seperti: buanglah sampah pada tempatnya, saya pelopor keselamatan berlalu lintas dan yuk cuci tangan dengan air bersih dan sabun agar terhindar dari kuman dan penyakit. Di sudut kiri gambar, ada tulisan Grup Astra Medan. “Tembok sekolah dan gambarnya adalah pemberian perusahaan Astra,” kata Nurhalimah.

SUASANA sekolah yang asri dengan berbagai tanaman bunga.
SUASANA sekolah yang asri dengan berbagai tanaman bunga. (Tribun Medan/Truli)

Nurhalimah menceritakan, sejak tahun 2015, sekolah yang dipimpinnya memang menjadi bagian dari Kampung Berseri Astra (KBA). Status KBA ditambah status Sekolah Adiwiyata Nasion al menjadi daya tarik bagi orangtua siswa untuk menyekolahkan anaknya ke SD Negeri 028067. “Tak hanya lingkungan sekolah yang asri dan hijau. Setelah berstatus KBA, Astra memberikan bantuan-bantuan yang bermanfaat seperti gerobak baca, pohon penghijauan dan beasiswa. Beasiswa ini sangat kami apresiasi karena mayoritas siswa di sekolah ini memang berasal dari keluarga tidak mampu,” katanya.

Menjadi bagian dalam program KBA, diakui Nurhalimah menjadi pancing bagi seluruh warga sekolah untuk menjaga kebesihan lingkungan sekolah. Warga sekolah semakin paham tentang pentingnya perlindungan dan pengelolaan lingkungan sekolah. Warga sekolah bersama-sama menjaga dan merawat lubang-lubang biopori, menjaga bunga dan pohon, serta memelihara ikan dan burung. “Sehari-hari, tak ditemukan satu helai sampah kertas atau plastik yang berserakan di lingkungan sekolah. Sampah daun pun diminimalisir keberadaannya. Kamar mandi sekolah pun tidak akan mengeluarkan bau tak sedap khas. Jika sisw a atau guru ingin ke kamar mandi, maka wajib melepas sepatu. Siswa dan guru harus menggunakan sandal khusus,” kata Nurhalimah.

Nurhalimah menambahkan, setelah berstatus Sekolah Adiwiyata Nasional, kini SD Negeri 028067 sedang bersiap menuju status Sekolah Mandiri. Status Sekolah Mandiri adalah tingkatan tertinggi dari program Sekolah Adiwiyata. Beragam persiapan telah dilakukan sekolah, diantaranya menambah jumlah sekolah imbas (binaan) yang belum menjadi Sekolah Adiwiyata. Saat ini, SD Negeri 028067 sudah mempunyai enam sekolah imbas (binaan). “Program KBA menjadi pancing bagi kami untuk meraih status Sekolah Mandiri. Kerjasama sekolah kami dengan Astra juga menjadi nilai plus bagi upaya kami untuk menjadi Sekolah Mandiri,” katanya.

Kepala Lingkungan VI, kelurahan Cengkeh Turi, kecamatan Binjai Utara, Sumatera Utara, Tri Suci Ariyati mengatakan, lingkungan yang ia pimpin mendapat kepercayaan dari Astra sebagai Kampung Berseri Astra (KBA) sejak tahun 2015. Berba gai program pun dilaksanakan Astra di Lingkungan VI, mulai pendidikan, lingkungan, kesehatan, serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Halaman selanjutnya 123
Penulis: Truli Okto Purba Editor: Liston Damanik Sumber: Tribun Medan Ikuti kami di Berita Ayu Ting Ting Belanja Habis Puluhan Juta Tapi Tak Bisa Bayar Viral, Begini Kronologinya Sumber: Google News | Berita 24 Sumut

Tidak ada komentar