GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Pilkada 2018, 1,7 Juta Warga Sumut Terancam Tak Bisa Memilih

Pilkada 2018, 1,7 Juta Warga Sumut Terancam Tak Bisa Memilih

Pilkada 2018, 1,7 Juta Warga Sumut Terancam Tak Bisa Memilih Reporter: Sahat Simatupang (Kontributor) …

Pilkada 2018, 1,7 Juta Warga Sumut Terancam Tak Bisa Memilih

Pilkada 2018, 1,7 Juta Warga Sumut Terancam Tak Bisa Memilih Reporter:

Sahat Simatupang (Kontributor)

Editor:

Kodrat Setiawan

Jumat, 15 Desember 2017 19:26 WIB
Pilkada 2018, 1,7 Juta Warga Sumut Terancam Tak Bisa Memilih

Ilustrasi pilkada

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara Mulia Banurea mengkhawatirkan sekitar 1,7 juta warga Sumatera Utara tidak akan bisa berpartisipasi dalam pemilihan gubern ur dan kepala daerah di delapan kabupaten/kota di Sumatera Utara atau Pilkada 2018. Sebab, mereka belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Mulia mengatakan, pada 20 Januari 2018, KPU Sumatera Utara akan melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) pemilih. "Yang tidak punya e-KTP, tidak bisa memilih. Potensi masalah ada sekitar 1,7 juta warga Sumut terancam tak bisa memilih karena tak punya KTP elektronik," kata Mulia saat Rapat Koordinasi Pemangku Kepentingan Pilkada 2018 di Medan, Jumat, 15 Desember 2017.

Baca juga: Target Jumlah Pemilih Naik, KPU Usahakan Ini untuk Pilkada 2018

Mulia mengatakan suhu politik Sumatera Utara diperkirakan memanas saat Pilkada 2018 karena, selain ada pemilihan gubernur dan wakil gubernur bersamaan di delapan kabupaten dan kota, ada pemilihan kepala daerah. "Daerah yang pemilihan kepala daerah termasuk daerah yang diperkirakan panas, yakni Kabupaten Dairi dan Deli S erdang. KPU ingin memastikan hak pilih warga tidak terabaikan agar tidak timbul masalah di awal proses pemilihan berlangsung," ucap Mulia.

Masalahnya, kata Mulia, dari 14,7 juta penduduk Sumatera Utara, terdata jumlah penduduk wajib memiliki KTP elektronik 10,3 juta jiwa. "Jumlah penduduk yang sudah terekam e-KTP baru 8,6 juta jiwa atau 82,86 persen. Jumlah penduduk yang belum terekam e-KTP 1,7 juta jiwa atau 17,14 persen, dan yang sudah direkam tapi belum bisa dicetak e-KTP-nya masih 78.718 jiwa," tuturnya.

Selain terkait dengan data pemilih, ujar Mulia, KPU mulai khawatir karena pegawai sekretariat di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) belum menerima surat keputusan yang diterbitkan sekretaris daerah. "Seharusnya petugas PPK dan PPS di kabupaten dan kota yang daerahnya ikut Pilkada 2018, yakni Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Dairi, Batubara, Tapanuli Utara, Kota Padang Sidem puan, Kabupaten Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara sudah menerima SK dari Sekda sebagai bentuk jaminan honor mereka ditampung APBD masing-masing," ucap Mulia.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara, Aulia Andri, mengatakan Bawaslu sudah mengeluarkan indeks kerawanan pemilihan umum dan kepala daerah. Sumatera Utara, kata Aulia, masuk peringkat ke-4 daerah rawan Pilkada 2018. "Kabupaten Dairi dan Deli Serdang menempati peringkat atas daerah yang rawan pilkada," kata Aulia.

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengatakan anggaran yang mencapai Rp 1,2 triliun untuk Pilkada 2018 harus bermanfaat dan menghasilkan kepala daerah yang berkualitas. "Termasuk saya ingin agar KPU memastikan semua warga Sumut yang memenuhi syarat memilih memperoleh haknya memilih," ujarnya.

Terkait dengan 1,7 juta warga Sumatera Utara yang terancam tidak bisa memilih pada Pilkada 2018 karena tidak punya e-KTP, pelaksana tugas Kepala D inas Kependudukan dan Catatan Sipil Sumatera Utara, Muhammad Zaki, berjanji akan bertindak secepatnya. "Kami akan mendata sesegera mungkin dan segera melakukan rapat koordinasi untuk memastikan warga yang belum terekam sistem KTP elektronik bisa segera terekam dan memperoleh KTP elektronik."

Terkait
  • Pilkada 2018 Bekasi: Janji Lucky Hakim Jika Dicalonkan Partainya

    Pilkada 2018 Bekasi: Janji Lucky Hakim Jika Dicalonkan Partainya

    1 hari lalu
  • Pengamat: Gerindra Telat Memulai Persiapan Pilkada 2018

    Pengamat: Gerindra Telat Memulai Persiapan Pilkada 2018

    3 hari lalu
  • Darmin: 171 Pilkada 2018, Sumbang Pertumbuhan Ekonomi 0,3 Persen

    Darmin: 171 Pilkada 2018, Sumbang Pertumbuhan Ekonomi 0,3 Persen

    3 hari lalu
  • PKS dan PAN Deklarasikan Mahyeldi sebagai Calon Wali Kota Padang

    PKS dan PAN Deklarasikan Mahyeldi sebagai Calon Wali Kota Padang

    4 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Amien Rais Minta Sudirman Said Menginap di Desa-desa

    Amien Rais Minta Sudirman Said Menginap di Desa-desa

    10 jam lalu
  • Pilkada, Sudirman Said Tertarik Angkat Anies Baswedan Jadi Jubir

    Pilkada, Sudirman Said Tertarik Angkat Anies Baswedan Jadi Jubir

    3 hari lalu
  • Emil Dardak Maju Pilgub Jatim, Djarot: Kasihan Warga Trenggalek

    Emil Dardak Maju Pilgub Jatim, Djarot: Kasihan Warga Trenggalek

    3 hari lalu
  • Ridwan Kamil: 20 Persen Warga Jawa Barat Belum Kenal Saya

    Ridwan Kamil: 20 Persen Warga Jawa Barat Belum Kenal Saya

    4 hari lalu
  • Foto Video
  • Ikrar Relawan Dukungan Khofifah-Emil di Pilkada Jawa Timur

    Ikrar Relawan Dukungan Khofifah-Emil di Pilkada Jawa Timur

    2 hari lalu
  • Dua Calon Wakil Gubernur Bahas Elektabilitas

    Dua Calon Wakil Gubernur Bahas Elektabilitas

    42 hari lalu
  • Ini Jadwal Lengkap Tahapan Pilkada 2018

    Ini Jadwal Lengkap Tahapan Pilkada 2018

    44 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Amien Rais Minta Sudirman Said Menginap di Desa-desa

  • 2

    Pilkada 2018, 1,7 Juta Warga Sumut Terancam Tak Bisa Memilih

  • Fokus
  • Alasan Penolakan Nahdlatul Ulama Turun ke Jalan Bela Palestina

    Alasan Penolakan Nahdlatul Ulama Turun ke Jalan Bela Palestina

  • Reserse Awasi Terminal dan Stasiun Sambut Natal dan Tahun Baru

    Reserse Awasi Terminal dan Stasiun Sambut Natal dan Tahun Baru

  • Setya Novanto Dinilai Berbohong, KPK Akan Perberat Tuntutan?

    Setya Novanto Dinilai Berbohong, KPK Akan Perberat Tuntutan?

  • Ketika Banjir Menyapa Anies Baswedan Lebih Cepat

    Ketika Banjir Menyapa Anies Baswedan Lebih Cepat

  • Terkini
  • Amien Rais Minta Sudirman Said Menginap di Desa-desa

    Amien Rais Minta Sudirman Said Menginap di Desa-desa

    21 jam lalu
  • Pilkada 2018, 1,7 Juta Warga Sumut Terancam Tak Bisa Memilih

    Pilkada 2018, 1,7 Juta Warga Sumut Terancam Tak Bisa Memilih

    22 jam lalu
  • Sandiaga Sebut Penetapan Sudirman Said oleh Gerindra Tak Telat

    Sandiaga Sebut Penetapan Sudirman Said oleh Gerindra Tak Telat

    1 hari lalu
  • Arumi Bachsin Mengaku Kaget Emil Dardak Ikut Pilgub Jawa Timur

    Arumi Bachsin Mengaku Kaget Emil Dardak Ikut Pilgub Jawa Timur

    2 hari lalu
  • Sudirman Maju Pilgub Jateng, Pengamat: Sulit Kalau Lawan Ganjar

    Sudirman Maju Pilgub Jateng, Pengamat: Sulit Kalau Lawan Ganjar

    2 hari lalu
  • Pilgub Jateng, Begini Kriteria Calon Wakil Gubernur Sudirman Said

    Pilgub Jateng, Begini Kriteria Calon Wakil Gubernur Sudirman Said

    2 hari lalu
  • Opsi Gerindra Jika La Nyalla Tak Capai Koalisi di Pilkada Jatim

    Opsi Gerindra Jika La Nyalla Tak Capai Koalisi di Pilkada Jatim

    2 hari lalu
  • Alasan Gerindra Beri Surat Tugas ke La Nyalla untuk Pilkada Jatim

    Alasan Gerindra Beri Surat Tugas ke La Nyalla untuk Pilkada Jatim

    2 hari lalu
  • Pilkada, Sudirman Said Tertarik Angkat Anies Baswedan Jadi Jubir

    Pilkada, Sudirman Said Tertarik Angkat Anies Baswedan Jadi Jubir

    3 hari lalu
  • Diusung Gerindra di Pilkada Jateng, Sudirman Said Sudah Blusukan

    Diusung Gerindra di Pilkada Jateng, Sudirman Said Sudah Blusukan

    3 hari lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Piala Dunia 2018, Tim Dengan Pemain Naturalisasi Terbanyak

    Tim nasional Maroko menjadi peserta Piala Dunia 2018 yang memiliki pemain naturalisasi terbanyak.

    S umber: Google News | Berita 24 Sumut

    Tidak ada komentar