GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Mendagri Lantik Penjabat Gubernur Sumatera Utara

Mendagri Lantik Penjabat Gubernur Sumatera Utara

Puspen Kementerian Dalam Negeri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melantik Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Eko Subowo sebagai Penjabat Gube…

Mendagri Lantik Penjabat Gubernur Sumatera Utara

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melantik Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Eko Subowo sebagai Penjabat Gubernur Sumatera Utara. Pelantikan tersebut digelar di Medan, Sumut, Jumat (22/6/2018). Puspen Kementerian Dalam Negeri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melantik Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Eko Subowo sebagai Penjabat Gubernur Sumatera Utara. Pelantikan tersebut digelar di Medan, Sumut, Jumat (22/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melantik Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Neg eri Eko Subowo sebagai Penjabat Gubernur Sumatera Utara.

Pelantikan tersebut digelar di Medan, Sumut, Jumat (22/6/2018). Ia diangkat dan dilantik berdasarkan Keppres Nomor 107/P tertanggal 8 Juni 2018.

"Saya percaya anda dapat memegang teguh janji," kata Tjahjo seperti dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Kemendagri: Tugas Penjabat Kepala Daerah Wujudkan Pilkada Serentak 2018 Aman

Eko Subowo akan menjabat sebagai Pj Gubernur Sumut sampai Gubernur Sumut hasil Pilkada dilantik.

Tjahjo berpesan agar Eko Subowo bisa langsung bekerja. Utamanya mendukung kerja penyelenggara Pemilu untuk mensukseskan Pilkada di Sumut.

"Dukung dan ikuti apa arahan Kapolda, Panglima Kodam dalam menjaga stabilitas. Sehingga masyarakat bisa memilih dengan tenang," ujar Tjahjo.

Baca juga: Mendagri Siap Hadapi Angket Terkait Penunjukkan Penjabat Gubernur Jabar

"Dalam pendekatan hukum selalu be rkoordinasi dengan pengadilan dan Kejari. Bangun komunikasi dengan tokoh masyarakat dan adat dan bangun komunikasi dengan DPRD," tambahnya.

Tjahjo juga mengingatkan, Eko Subowo punya tugas untuk memastikan program strategis pemerintah pusat berjalan dengan baik.

Karenanya, ia juga meminta Eko Subowo melanjutkan program yang jadi skala prioritas gubernur sebelumnya.

Baca juga: Soal Polemik Netralitas Penjabat Gubernur Jabar, Ini Kata Iriawan

"Bangun konektivitas dengan daerah lain. Sumut ini Provinsi strategis. Berbatasan dengan beberapa provinsi juga dengan negara tetangga," katanya.

Tjahjo juga mengingatkan tentang arahan Presiden untuk membangun hubungan pusat dan daerah yang efektif serta efesien dan mendorong percepatan reformasi birokrasi.

Termasuk kata Tjahjo tentang area rawan korupsi. Utamanya yang berkaitan dengan perencanaan anggaran, dana hibah dan bansos, serta pengadaan barang dan jasa.

Kompa s TV Partai Golkar menilai pengangkatan Komjen M Iriawan menjadi penjabat Gubernur Jawa Barat sudah sesuai prosedur.

Berita Terkait

Anggap Pemerintah Arogan, PKS Dukung Hak Angket soal Penunjukkan Penjabat Gubernur Jabar

F-Nasdem Dukung Hak Angket Terkait Penunjukkan Penjabat Gubernur Jabar

Mendagri Siap Hadapi DPR soal Penunjukkan Iriawan Jadi Penjabat Gubernur Jabar

Ini Komentar Istana soal Polemik Iriawan Jadi Penjabat Gubernur Jabar

Dilantik Jadi Penjabat Gubernur Jabar, Ini Langkah Pertama M Iriawan

Terkini Lainnya

Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Regional 24/06/2018, 21:05 WIB Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Regional 24/06/2018, 21:02 WIB Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Internasional 24/06/2018, 20:56 WIB Dicuri di Jerman Tiga Bulan Lalu, Mobil 'Crane' 48 Ton Ditemukan di Mesir

Dicuri di Jerman Tiga Bulan Lalu, Mobil "Crane" 48 Ton Ditemukan di Mesir

Internasional 24/06/2018, 20:13 WIB Basarnas Belum Pastikan Objek di Dasar Danau Toba KM Sinar Bangun

Basarnas Belum Pastikan Objek di Dasar Danau Toba KM Sinar Bangun

Regional 24/06/2018, 20:08 WIB SBY Curiga TNI, Polri, dan BIN Berpihak, Gerindra Minta Aparat Instrospeksi Diri

SBY Curiga TNI, Polri, dan BIN Berpihak, Gerindra Minta Aparat Instrospeksi Diri

Nasional 24/06/2018, 20:03 WIB Sopir Angkot Diduga Bersekongkol dengan Copet

Sopir Angkot Diduga Bersekongkol dengan Copet

Megapolitan 24/06/2018, 20:00 WIB Minat Masyarakat yang Ingin Naik KA Solo Ekspres Cukup Tinggi

Minat Masyarakat yang Ingin Naik KA Solo Ekspres Cukup Tinggi

Regional 24/06/2018, 19:35 WIB Jaga Netralitas Pilkada, KPPOD Usulkan Pencabutan Hak Politik ASN

Jaga Netralitas Pilkada, KPPOD Usulkan Pencabutan Hak Politik ASN

Nasional 24/06/2018, 19:13 WIB Mengintip Perawatan Bayi Gajah yang Kakinya Hampir Putus di Pidie...

Mengintip Perawatan Bayi Gajah yang Kakinya Hampir Putus di Pidie...

Regional 24/06/2018, 19:07 WIB Urai Kepadatan Arus Balik, 'Contraflow' di Tol Cikampek Diperpanjang

Urai Kepadatan Arus Balik, "Contraflow" di Tol Cikampek Diperpanjang

Megapolitan 24/06/2018, 19:06 WIB Kampanye Presiden Zimbabwe Diteror Ledakan Bom, 41 Orang Terluka

Kampanye Presiden Zimbabwe Diteror Ledakan Bom , 41 Orang Terluka

Internasional 24/06/2018, 18:55 WIB Bantah SBY 'Playing Victim', Demokrat Sebut Politisi PDI-P Panik

Bantah SBY "Playing Victim", Demokrat Sebut Politisi PDI-P Panik

Nasional 24/06/2018, 18:51 WIB Jelang Coblosan, KPU Temukan 23 Ribu Pemilih Ganda di Jawa Tengah

Jelang Coblosan, KPU Temukan 23 Ribu Pemilih Ganda di Jawa Tengah

Regional 24/06/2018, 18:32 WIB KPPOD: Tak Efektif, Sanksi Bagi ASN yang Tak Netral Hanya Berupa Teguran

KPPOD: Tak Efektif, Sanksi Bagi ASN yan g Tak Netral Hanya Berupa Teguran

Nasional 24/06/2018, 18:30 WIB Load MoreSumber: Berita Sumatera Utara

Tidak ada komentar