GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Lembaga Kesenian Tari USU Tampilkan Kesenian khas Sumatera ...

Lembaga Kesenian Tari USU Tampilkan Kesenian khas Sumatera ...

Lembaga Kesenian Tari USU Tampilkan Kesenian khas Sumatera Utara di Malaysia Lembaga Kesenian atau LK USU bidang tari mengkombinasikan tiga tarian dari daerah Sumate…

Lembaga Kesenian Tari USU Tampilkan Kesenian khas Sumatera ...

Lembaga Kesenian Tari USU Tampilkan Kesenian khas Sumatera Utara di Malaysia

Lembaga Kesenian atau LK USU bidang tari mengkombinasikan tiga tarian dari daerah Sumatera Utara, yakni Tapanuli Selatan, Melayu, dan Batak

Lembaga Kesenian Tari USU Tampilkan Kesenian khas Sumatera Utara di MalaysiaLK Tari USU saat menampilkan tari Manori-nori dalam ajang IMT-GT di Universitas Teknologi Malaysia, beberapa saat lalu (Tribun Medan/HO)

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Septrina Ayu Simanjorang

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Lembaga Kesenian atau LK USU bidang tari mengkombinasikan tiga tarian dari daerah Sumatera Utara, yakni Tapanuli Selatan, Melayu, dan Batak dalam satu tarian multietnis. Tarian ini ditampilkan dalam perlombaan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang diikuti oleh ketiga negara tersebut beberapa minggu lalu.

Selain menampilkan tarian tersebut, mereka juga menampilkan tari kontemporer, yakni dari etnis Simalungun yang berjudul Tortor Manori-nori. Tari ini bercerita tentang kehidupan muda-mudi Simalungun dalam mencari jati diri.

Dalam lomba yang digelar di Universitas Teknologi Malaysia, Slangor, Malaysia ini, LK Tari USU meraih gelar Most Favorite Group. Mereka mengirim 18 penari dengan sembilan perempuan dan laki-laki.

"IMT-GT merupakan ajang pertandingan olahraga, budaya, dan debat. Yang mengikutinya adalah Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Tuan rumahnya pun berubah-ubah," tutur leader LK Tari USU Anissa Fadhila Nasution, yang ditemui di Sekretariat LK USU, Senin (27/8/2018)

LK USU memiliki beberapa bidang, yakni tari, paduan suara, dan m arching band. Meski sudah puluhan tahun, hingga saat ini mereka belum resmi menjadi UKM di universitas tersebut.

"Saat ini, kami sedang mempersiapkan Pesta Nusantara Piala Presiden yang akan diadakn di Jakarta 10 September nanti.

Kami akan membawakan tari Simalungun yang sama tapi akan diubah beberapa gerakannya," kata mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat ini.

Tujuan pengubahan gerakan ini adalah untuk memperkarya dan menyempurkan tari Manori-nori tersebut. Besar harapan mereka mampu membanggakan nama kampus dan Sumatera Utara di ajang tersebut.

"Semoga di Pesta Nusantara Piala Presiden nanti kami bisa mendapat hasil yang terbaik. Saat ini juga kami sedang berusaha latihan sesering mungkin. Agar tidak mengecewakan," pungkas perempuan berkerudung ini sambil tertawa.

(cr18/tribun-medan.com)

  • < /li>
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang Editor: Fahrizal Fahmi Daulay Sumber: Tribun Medan Ikuti kami di Video Ulah Atlet Pencak Silat Malaysia Tidak Sportif, Tendang Kontingen Singapura Nyaris Bikin Ribut Sumber: Berita Sumatera Utara

Tidak ada komentar