GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Mangkir, KPK Tangkap Satu Tersangka Suap DPRD Sumatera Utara

Mangkir, KPK Tangkap Satu Tersangka Suap DPRD Sumatera Utara

Mangkir, KPK Tangkap Satu Tersangka Suap DPRD Sumatera Utara Reporter: Taufiq Siddiq Editor: Endri…

Mangkir, KPK Tangkap Satu Tersangka Suap DPRD Sumatera Utara

Mangkir, KPK Tangkap Satu Tersangka Suap DPRD Sumatera Utara Reporter:

Taufiq Siddiq

Editor:

Endri Kurniawati

Senin, 27 Agustus 2018 09:37 WIB
Ilustrasi suap

Ilustrasi suap

TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian Daerah Sumatera Utara menangkap mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumut Musdalifah. Musdalifah ditangkap setelah tiga kali mangkir dari panggilan KPK. “Tersangka tidak meng hadiri panggilan tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum." Juru bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan dalam keterangan tertulisnya, Senin 27 Agustus 2018.

Musdalifah dipanggil terakhir kali dan mangkir pada Ahad 26 Agustus. Sebelumnya kata Febri, dua pemanggilan pertama Musdalifah tidak hadir tanpa ada pemberitahuan. Sedangkan pada pemanggilan kedua, Musdalifah tidak hadir dengan alasan pernikahan anaknya.

Baca:
KPK Periksa Lima Anggota DPRD Sumatera Utara dalam Kasus Suap ...
Kasus Suap, Seorang Anggota DPRD Sumut ...

Menurut Febri memenuhi panggilan penyidik adalah kewajiban hukum yang semestinya dipenuhi oleh tersangka ataupun saksi. “Ketidakhadiran hanya dapat diterima dengan alasan yang patut secara hukum.”

Saat ditangkap, Musdalifah melawan sebelum dibawa ke Markas Polisi Daerah Sumut. "Dalam proses penangkapan di Tiara Convention Center sempat terjadi perlawanan terhadap penyidik yang bertugas," ujar nya.

Baca: KPK Terima Uang Pengembalian dari Suap DPRD Sumatera Utara ...

KPK sudah mengingatkan pada para tersangka anggota DPRD Sumut agar bersikap koperatif dalam proses hukum ini. Febri menyatakan, Musdalifah akan dibawa ke kantor KPK di Jakarta untuk diperiksa. "Hari ini dibawa ke Jakarta," ujarnya

Musdalifah merupakan satu dari 38 anggota dan mantan anggota DPRD Sumatera Utara yang ditetapkan KPK sebagai tersangka suap. KPK menyangka mereka menerima suap dari Gatot untuk memuluskan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan persetujuan laporan pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2012 hingga 2014.

Simak: Giliran Dua dari 38 Tersangka Suap Anggota DPRD Sumut Ditahan ...

Selain itu, suap diberikan untuk membatalkan pengajuan hak interpelasi anggota DPRD Sumut tahun 2015. Total duit Gatot yang mengalir ke DPRD diperkirakan mencapai Rp61 miliar. Tiap anggota diduga menerima uang Rp300 juta sampai Rp350 juta.

Hingga 27 Agustus 2018, KPK menahan 18 tersangka suap DPRD Sumatera Utara. Mereka adalah Rijal Sirait,Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Sonny Firdaus, Muslim Simbolon, Helmiati, Mustofawiyah, Tiaisah ritonga, Arifin nainggolan, Elezaro Duha, Tahan Manahan Pangabean,
Passiruddin Daulay, Biller Pasaribu, John Hugo Silalahi, Richard Eddy Marsaut, Syafrida Fitrie, Restu Kurniawan Sarumaha.

Simak: KPK Periksa Eks Ketua Legislator dalam Suap DPRD Sumatera Utara ...

Lihat Juga


Terkait
  • KPK: Barang Bukti Kasus Idrus Marham dari Hasil Penggeledahan

    KPK: Barang Bukti Kasus Idrus Marham dari Hasil Penggeledahan

    1 hari lalu
  • Pengamat: Idrus Marham Mundur Tak Ingin Seperti Setya Novanto

    Pengamat: Idrus Marham Mundur Tak Ingin Seperti Setya Novanto

    1 hari lalu
  • Golkar Kooperatif Jika KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana ke Partai

    Golkar Kooperatif Jika KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana ke Partai

    1 hari lalu
  • Kasus Suap Proyek PLTU Riau-1, KPK Telah Periksa 28 Saksi

    Kasus Suap Proyek PLTU Riau-1, KPK Telah Periksa 28 Saksi

    2 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Masa Transisi Gempa Lombok, Ini yang Dilakukan Pemerintah

    Masa Transisi Gempa Lombok, Ini yang Dilakukan Pemerintah

    1 jam lalu
  • Fahri Hamzah Kritik Inpres Penanganan Gempa Lombok Jokowi

    Fahri Hamzah Kritik Inpres Penanganan Gempa Lombok Jokowi

    14 jam lalu
  • Survei Alvara: Selisih Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Mengecil

    Survei Alvara: Selisih Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Mengecil

    19 jam lalu
  • Neno Warisman Donatur Terbesar, 3 Fakta #2019GantiPresiden

    Neno Warisman Donatur Terbesar, 3 Fakta #2019GantiPresiden

    23 jam lalu
  • Foto
  • Idrus Marham Serahkan Jabatan Menteri Sosial kepada Agus Gumiwang

    Idrus Marham Serahkan Jabatan Menteri Sosial kepada Agus Gumiwang

    2 hari lalu
  • Barang-barang Idrus Marham Dikeluarkan dari Kementerian Sosial

    Barang-barang Idrus Marham Dikeluarkan dari Kementerian Sosial

    2 hari lalu
  • Terseret Kasus Suap PLTU Riau-1, Idrus Marham Mengundurkan Diri

    Terseret Kasus Suap PLTU Riau-1, Idrus Marham Mengundurkan Diri

    2 hari lalu
  • Aktivis HAM Pinta Jokowi Temukan dan Kemukakan Hasil TPF Munir

    Aktivis HAM Pinta Jokowi Temukan dan Kemukak an Hasil TPF Munir

    3 hari lalu
  • Video
  • Kritik Jokowi, Kades di Lombok Ditemui Panglima TNI dan Kapolri

    Kritik Jokowi, Kades di Lombok Ditemui Panglima TNI dan Kapolri

    1 hari lalu
  • Alasan Jokowi Pilih Agus Gumiwang Jadi Mensos

    Alasan Jokowi Pilih Agus Gumiwang Jadi Mensos

    1 hari lalu
  • Idrus Marham Mengundurkan Diri sebagai Menteri Sosial

    Idrus Marham Mengundurkan Diri sebagai Menteri Sosial

    2 hari lalu
  • Zumi Zola Tersandung Kasus Korupsi

    Zumi Zola Tersandung Kasus Korupsi

    2 hari lalu

  • terpopuler
  • 1

    Penanganan Gempa Lombok, Mensos: Ada Motif Jahat kepada Jokowi

  • 2

    Kata Mardani Ali Sera Soal Penolakan Gerakan #2019GantiPresiden

  • 3

    Dianggap Banyak Mudarat, Polisi Larang #2019GantiPresiden

  • 4

    Aktivis Bakal Kerahkan Emak-emak untuk Dukung Neno Warisman

  • 5

    Ketua MPR: Melarang #2019GantiPresiden Tidak Sesuai Demokrasi

  • Fokus
  • Anies Baswedan Berencana Pasang CCTV untuk Tangani Tawuran

    Anies Baswedan Berencana Pasang CCTV untuk Tangani Tawuran

  • Pemerintah DKI Kewalahan Tangani Sampah di Teluk Jakarta

    Pemerintah DKI Kewalahan Tangani Sampah di Teluk Jakarta

  • Pemerintah Cairkan Rp 985 Miliar untuk Korban Gempa Lombok

    Pemerintah Cairkan Rp 985 Miliar untuk Korban Gempa Lombok

  • Sri Mulyani Disindir Soal Utang, Darmin Sebut Itu Warisan

    Sri Mulyani Disindir Soal Utang, Darmin Sebut Itu Warisan

  • Terkini
  • Jokowi Besuk BJ Habibie di RSPAD Gatot Subroto

    Jokowi Besuk BJ Habibie di RSPAD Gatot Subroto

    34 menit lalu
  • Mangkir, KPK Tangkap Satu Tersangka Suap DPRD Sumatera    Utara

    Mangkir, KPK Tangkap Satu Tersangka Suap DPRD Sumatera Utara

    1 jam lalu
  • Masa Transisi Gempa Lombok, Ini yang Dilakukan Pemerintah

    Masa Transisi Gempa Lombok, Ini yang Dilakukan Pemerintah

    2 jam lalu
  •  Golkar Bantah Ada Duit Suap Eni Saragih untuk Biaya Munaslub

    Golkar Bantah Ada Duit Suap Eni Saragih untuk Biaya Munaslub

    2 jam lalu
  • Fahri Hamzah Kritik Inpres Penanganan Gempa Lombok Jokowi

    Fahri Hamzah Kritik Inpres Penanganan Gempa Lombok Jokowi

    14 jam lalu
  • Yaqut: Ansor dan Banser Tak Terlibat Penolakan #2019GantiPresiden

    Yaqut: Ansor dan Banser Tak Terlibat Penolakan #2019GantiPresiden

    15 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Gempa Lombok dan 4 Daerah Lain yang Berpotensi Terjadi Tsunami

    BMKG melaporkan adanya tsunami yang masuk ke daratan usai gempa Lombok berkekuatan 7 SR di Lombok Timur, Nusa Tengara Barat, Minggu, 5 Agustus 2018.

    Sumber: Berita Sumatera Utara

    Tidak ada komentar