GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Sumatera Utara Ajak Investor Singapura Tanam Modal di 3 Lokasi Ini

Sumatera Utara Ajak Investor Singapura Tanam Modal di 3 Lokasi Ini

Liputan6.com, Singapura - Bank Indonesia (BI) menggelar Indonesia Investment Day di Singapura pada Jumat ini. Dalam acara ini terdapat delapan pemerintah daerah ya…

Sumatera Utara Ajak Investor Singapura Tanam Modal di 3 Lokasi Ini

Liputan6.com, Singapura - Bank Indonesia (BI) menggelar Indonesia Investment Day di Singapura pada Jumat ini. Dalam acara ini terdapat delapan pemerintah daerah yang menawarkan potensi daerah kepada para investor.

[Sumatera Utara](https://www.liputan6.com/regional/read/3615158/angin-kencang-menerjang-sumut-12-rumah-warga-langkat-rusak-berat ""), yang merupakan salah satu dari delapan pemerintah daerah tersebut menawarkan tiga lokasi investasi bagi para investor.

Direktur Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara Andiwiana S menjelaskan, ketiga lokasi tersebut adalah Danau Toba, Kawasan Ekonomi Sei Mangkei dan Kawasan Industri Kuala Tanjung.

  • BI Ramal Defisit Transaksi Berjalan Turun Jadi 2,5 Persen di Akhir Tahun
  • Sri Mulyani Kaji Sanksi bagi Pengusaha yang Tak Bawa Seluruh Devisa ke RI
  • Bank Indonesia Waspadai Dampak Krisis Argentina

Danau Toba merupakan kawasan wisata yang sangat diminati oleh para turis baik dari dalam negeri dan luar negeri. Salah satu investasi yang bisa dikembangkan di daerah tersebut adalah hotel bintang lima.

Sedangkan untuk Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei terdapat beberapa potensi untuk dikembangkan yaitu industri kelapa sawit dan industri karet. "Selain itu juga bisa dikembangkan industri petromikia," ujar dia, Jumat (31/8/2018).

Karena masuk dalam kawasan ekonomi khusus, investor yang menanamkan modalnya di Sei Mangke akan mendapatkan beberapa insentif yaitu tax holiday dan juga tax allowance.

Untuk Kuala Tanjung merupakan pelabuhan dalam sehingga bisa disinggahi kapal-kapal besar. sama seperti di Sei Manke, investor bisa mengembangkan industri kelapa sawit dan juga petrokimia di daerah ini.

"Untuk Kuala Tanjung semua infastruktur sudah siap termasuk listrik su dah tersedia khusus. Jadi investor tak perlu khawatir," tutur dia.

* Update Terkini Jadwal Asian Games 2018, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Asian Games 2018 dengan lihat di Sini

1 dari 2 halaman

50 Investor Singapura Siap Tanam Modal di Singapura

20151113-Ilustrasi Investasi
lustrasi Investasi Penanaman Uang atau Modal (iStockphoto)

Sebelumnya, terdapat 50 investor Singapura yang siap menanamkan modalnya di Indonesia. Puluhan investor tersebut tertarik untuk berinvestasi di proyek-proyek yang dimiliki oleh 8 pemerintah daerah.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara menjelaskan, BI menggelar Indonesia Investment Day di Singapura pada Jumat ini. Gelaran ini mengundang lebih dari 350 investor agar mau menanamkan modalnya di Indonesia.

Terdapat 8 pemerintah provinsi yang telah siap untuk menawarkan potensi daerah kepada para investor tersebut. Pemerintah daerah tersebut adalah Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Kepulauan Riau, Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Dari ratusan investor Singapura tersebut terdapat 50 perusahaan yang akan melakukan 80 one on one metting dengan pemerintah daerah," jelas dia di Singapura, Jumat (31/8/2018).

Menurut Mirza, one on one metting ini seperti proses perjodohan. Jika memang usai pertemuan terjadi kecocokan maka kemudian investasi akan terealisasi.

Mirza berharap dengan adanya masuknya investasi dari Singapura ini akan menambah pasokan valuta asing di Indonesia. Alhasil, dengan bertambahnya valas bisa mengurangi defisit transaksi berjalan.

Selain itu, dengan adanya tambahan pasokan valuta asing ini juga bisa memperkuat nilai tukar rupiah yang memang mengalami tekanan dalam sejak awal tahun.

< p>Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pembahasan yang menjadi perhatian adalah kemitraan Indonesia - Malaysia dalam memperjuangkan akses pasar kelapa sawit khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan di Uni Eropa

Sumber: Berita Sumatera Utara

Tidak ada komentar