GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Bayi Bermata Satu di Sumatera Utara Sudah Dikebumikan

Bayi Bermata Satu di Sumatera Utara Sudah Dikebumikan

Bayi Bermata Satu di Sumatera Utara Sudah Dikebumikan Anak sulung Tatan itu telah meninggal dunia, sekitar tujuh jam pascadilahirkan sesar, Kamis (13/09/2018) pukul 15.40 WIB…

Bayi Bermata Satu di Sumatera Utara Sudah Dikebumikan

Bayi Bermata Satu di Sumatera Utara Sudah Dikebumikan

Anak sulung Tatan itu telah meninggal dunia, sekitar tujuh jam pascadilahirkan sesar, Kamis (13/09/2018) pukul 15.40 WIB.

Bayi Bermata Satu di Sumatera Utara Sudah DikebumikanTRIBUN MEDANKolase foto ibu penderita sindrom cyclops

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ibu bayi bermata satu (Cyclops syndrome) yang lahir di RS Panyabungan, Mandailing Natal tampak begitu lemas.

Tatapannya kosong.

Jarum infus juga terlihat masih menempel di lengan kirinya.

Istri dari Tatan ini tak pernah menyangka anaknya akan terlahir dengan kelainan fisik dan meninggal dunia sekitar tujuh jam pascadilahirkan.

Surianti merupakan warga Kelurahan Kayu Jati, Panyabungan, Mandailing Natal.

Anak sulungnya itu terlahir dengan mata satu dan tidak memiliki hidung. Secara medis, kondisi ini disebut Cyclopia.

Surianti tampak masih tertidur di kasur rawat RSUD Panyabungan, Mandailing Natal, saat ditemui Jumat (14/9/2018) siang.

Tidak terlihat sanak saudara maupun tetangga di ruang rawat saat itu. Hanya tampak seorang anak laki-laki yang sedang berbaringan di lantai dekat Surianti dirawat.

Anak laki-laki tersebut merupakan anak kedua Surianti.

Suaminya, Tatan, tidak mendampingi Surianti karena masih menenangkan diri di kediamannya yang tak jauh dari RSUD Panyabungan.

Halaman selanjutnya 1234
Editor: Alexander Pattyranie Sumber: Tribunnews Ikuti kami di Kronologi Gadis 11 Tahun Diperkosa Teman yang Baru Dikenalnya 4 Bulan, Awalnya Dijemput 3 Pelaku Sumber: Berita Sumatera Utara

Tidak ada komentar