GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

HMI UINSU Berunjuk Rasa di Kantor DPRD Sumatera Utara

HMI UINSU Berunjuk Rasa di Kantor DPRD Sumatera Utara

HMI UINSU Berunjuk Rasa di Kantor DPRD Sumatera UtaraMassa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara sedang duduk di jalan saat men…

HMI UINSU Berunjuk Rasa di Kantor DPRD Sumatera Utara

HMI UINSU Berunjuk Rasa di Kantor DPRD Sumatera Utara

HMI UINSU Berunjuk Rasa di Kantor DPRD Sumatera Utara

Massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara sedang duduk di jalan saat menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD Sumatera Utara, Kamis (13/9)

(jw/csp)

Kamis, 13 September 2018 | 18:00

Analisadaily (Medan) - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara berunjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut), Kamis (13/9), terkait kenaikan dollar yang berpengaruh terhada p rupiah.

Koordinator aksi, Dedy Iskandar Siregar mengatakan, sangat kecewa dengan kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang gagal untuk mensejahterakan rakyat Indonesia.

"Di era Pemerintah Jokowi ini kita merasa kecewa karena kurs dolar sangat jauh dari rupiah,” kata Dedy saat menyampaikan tuntutannya.

Tidak hanya itu, ia juga meminta agar pemerintah pusat memperhatikan stabilitas ekonomi, dan kesejahteraan rakyat.

Sejak dimasa era Joko Widodo, lanjutnya, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah sering terjadi dan kebijakan Pemerintah Jokowi juga tidak berpihak kepada rakyat.

Baca Juga :

Badko HMI Sumut Siap Bantu Swangro Maju Dalam Kongres GMKI
Badko HMI Sumut Siap Bantu Swan gro Maju Dalam Kongres GMKI

1 September 2018 | 09:36

"Kita lihat, di era Jokowi ini sudah sering kali BBM naik dan tidak bisa mensejahterakan rakyat," jelasnya.

Menurutnya, kenaikan kurs dolar terhadap rupiah sangat berpengaruh kepada kebutuhan sandang dan pangan. Para pengunjuk rasa menginginkan agar Presiden Joko Widodo segera merubah kabinetnya dengan yang lebih cerdas lagi.

"Seharusnya Jokowi itu merubah kebinetnya yang lebih cerdas dan bisa memanfaatkan stabilisasi ekonomi yang ada. Jika kabinetnya cerdas memanfaatkan SDM dan SDA otomatis kesejahteraan rakyat miskin juga pasti diperhatikan," ujar Dedy.

Selain itu, masih kata Dedy, Presiden Jokowi juga harus memperbanyak ekspor khususnya bahan pangan seperti beras, gula, dan bahan-bahan kerajinan tangan. “Perbanyak lagi ekspor produksi anak bangsa,”sambung Dedy.

Massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisari   at Universitas Islam Negeri Sumatera Utara saat berada di depan kantor DPRD Sumatera Utara, Kamis (13/9)

Massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara saat berada di depan kantor DPRD Sumatera Utara, Kamis (13/9)

(jw/csp)

Tags :

Berita Terkait :

  • Bayi di Madina, Lahir Hanya Memiliki Satu Mata
    Bayi di Madina, Lahir Hanya Memiliki Satu Mata
    Kamis, 13 September 2018 | 22:27
  • Bank Indonesia Fokus Memajukan Wisata Danau Toba
    Bank Indonesia Fokus Memajukan Wisata Danau Toba
    Kamis, 13 September 2018 | 20:38
  • Pilpres 2019, Jaga Persatuan Meski Berbeda Pilihan
    Pilpres 2019, Jaga Persatuan Meski Berbeda Pilihan
    Kamis, 13 September 2018 | 18:54

Terbaru

  • Bayi di Madina, Lahir Hanya Memiliki Satu Mata
    13 September 2018 | 22:27
  • Hilary Duff Nantikan Kelahiran Anak Kedua
    13 September 2018 | 21:39
  • Bank Indonesia Fokus Memajukan Wisata Danau Toba
    13 September 2018 | 20:38
  • Lawan Pebulutangkis Indonesia di Perempat Final Jepang Terbuka
    13 September 2018 | 19:51
  • Pilpres 2019, Jaga Persatuan Meski Berbeda Pilihan
    13 September 2018 | 18:54

Populer News

Temui Pengunjuk Rasa, Edy Rahmayadi Ajak Massa Bubar dengan Tertib
Temui Pengunjuk Rasa, Edy Rahmayadi Ajak Massa Bubar dengan Tertib
13 September 2018 | 14:29

One fine body…

Sumber: Berita Sumatera Utara

Tidak ada komentar