GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Sumatera Utara jadi Tuan Rumah Peringatan Bulan Pengurangan ...

Sumatera Utara jadi Tuan Rumah Peringatan Bulan Pengurangan ...

Sumatera Utara jadi Tuan Rumah Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Nasional Peringatan Bulan PRB merupakan kegiatan rutin tahunan yang selaras dengan Rencan…

Sumatera Utara jadi Tuan Rumah Peringatan Bulan Pengurangan ...

Sumatera Utara jadi Tuan Rumah Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Nasional

Peringatan Bulan PRB merupakan kegiatan rutin tahunan yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menangah Nasional (RPJMN)

Sumatera Utara jadi Tuan Rumah Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana NasionalTribun Medan/SatiaDeputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Harmensyah didampingi oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumut Raidil Lubis dan Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi BNPB Ir Taufik Kartiko

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUN MEDAN.com, MEDAN-Setelah menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-2 7, Sumatera Utara (Sumut) kembali terpilih menjadi tuan rumah kegiatan nasional yaitu Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) nasional. Kegiatan ini akan diselenggarakan dari tanggal 21-25 Oktober 2018 yang tersebar di beberapa tempat di Sumatera Utara.

Peringatan Bulan PRB merupakan kegiatan rutin tahunan yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menangah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019. Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Riadil Akhir Lubis, di sela-sela acara Pameran Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana Nasional 2018 di Astaka, Jalan Willem Iskandar, Deliserdang, Sumatera Utara, Senin (22/10/2018).

Riadil menjelaskan kegiatan bertujuan untuk mengurangi indeks risiko bencana sedang hingga tinggi pada kabupaten/kota di Indonesia. "Dengan kegiatan ini diharapkan ada pemahaman yang sama pada konsep PRB tersebut," kata dia.

PRB juga selaras dengan aktivitas global yang dimotori Perserikatan B angsa-Bangsa (PBB) melalui badannya, United Nations International Strategy for Disaster Reductions (UNISDR) yang telah menetapkan 13 Oktober sebagai hari peringatan Pengurangan Risiko Bencana Internasional.

Tema yang diangkat pada kegiatan peringatan bulan PRB ke-6 ini adalah “Aksi Solidaritas Untuk (NTB) dan (Sulteng) Melalui Kemitraan Pemerintah, Masyarakat Dan Lembaga Usaha.” Tema ini menurut Riadil diangkat sebagai bentuk solidaritas para pelaku penanggulangan bencana di seluruh Indonesia terhadap masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi Tengah (Sulteng) yang baru saja tertimpa musibah.

Otak Pelaku Pembunuh Muhajir Sekeluarga Tewas Ditembak, Melawan saat Disergap Polisi

Hotman Paris Hutapea Akhirnya Bicara Soal Pilpres 2019, Ini Pilihannya!

Soeharto - Kisah saat Ditampar Perwira Tampan, Cerita Awal Kawilarang Lapor Presiden Soekarno . . .

Peringatan Bulan PRB bertujuan untuk mem bangun kesiapsiagaan dan memperkuat aksi-aksi pengurangan risiko bencana, membangun kerjasama dan meningkatkan komitmen pemangku kepentingan untuk pengurangan risiko bencana dan membangun ketangguhan.

3 Bocah Samosir Pengidap HIV Dilarang Sekolah, Terancam Diusir Masyarakat ke Luar Kabupaten

Bayi Tewas Terkunci dalam Mobil, ternyata Sudah Dua Hari Dicari Ibunya

Selain itu kegiatan ini diharapkan mampu membangun dialog dan mengembangkan jejaring antar pelaku PRB seluruh Indonesia, serta menjadi ajang pembelajaran bersama sebagai investasi ketangguhan terhadap bencana alam.

Peringatan Bulan PRB akan diselenggarakan dari tanggal 21-25 Oktober di lima Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara yaitu Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Karo dan Kabupaten Samosir.

Forum Tobasa Marsada Imbau Masyarakat Tidak Jual Harga Diri demi Sembako dan Uang Terimakasih

Putri Sulung Muhajir Sebut Otak Pembunuh Ayahnya Layak Dihukum Mati, Desi: Jangan Kasi Hidup

Acara ini diisi dengan kegiatan talkshow, berbagi pengetahuan, peningkatan kemampuan teknis, pelatihan yang dipandu oleh ahli-ahli bidang kebencanaan. Ada juga pameran, jalan sehat, lomba pengenalan kebencanaan kepada remaja, kampanye PRB, rally and field trip kemanusiaan dari Medan ke Parapat, tangguh award, apel siaga untuk solidaritas Sulteng dan tentunya puncak acara aksi solidaritas untuk NTB dan Sulteng.

Jembatan Sicanang Belawan Ambruk, Warga Harus Antri saat Menyeberang

Pria Ini Sulap Sabut Kelapa jadi Sepatu dan Lukisan, yang Pesan Kepala Negara hingga Jenderal

Polrestabes Medan Razia Diskotik Lee Garden, 41 Pengunjung Positif Gunakan Narkoba

Peserta kegiatan ini diperkirakan berjumlah lebih dari 3.000 orang yang terdiri dari Kepala Daerah, DPR/DPD/DPRD, Kementrian/Lembaga, pejabat OPD Provinsi dan Kabupaten/Kota, pejabat dan staff organisasi nasional/daerah/internasional, Forum PRB, praktisi kebencanaan, akademisi dari perguruan tinggi, pelaku lembaga usaha dan tokoh masyarakat.

“Sebagai masyarakat Sumatera Utara yang baik dan bermartabat, mari kita sukseskan kegiatan Peringatan Bulan PRB Nasional ke-6 di Sumatera Utara,” katanya.

(Cr19/Tribun-Medan. com)

Penulis: Satia Editor: Joseph W Ginting Sumber: Tribun Medan Ikuti kami di Video Penampakan 2 Wanita Digerebek Walikota Bogor Bima Arya, Prostitusi di Apartemen Bogor Valley Sumber: Berita Sumat era Utara

Tidak ada komentar