www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sidang Perdana Korupsi Pengadaan 6 Unit Kapal Nelayan, Anggaran Rp 8 Miliar

Posted by On 03.48

Sidang Perdana Korupsi Pengadaan 6 Unit Kapal Nelayan, Anggaran Rp 8 Miliar

Sidang Perdana Korupsi Pengadaan 6 Unit Kapal Nelayan, Anggaran Rp 8 Miliar

Laporan BPKP Sumut terhadap proyek yang memiliki pagu anggaran sebesar Rp 8 miliar lebih.

Sidang Perdana Korupsi Pengadaan 6 Unit Kapal Nelayan, Anggaran Rp 8 MiliarTribun Medan/MustaqimTiga terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan 6 unit kapal nelayan di Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanla) Sumut di Ruang Kartika Pengadilan Tipikor Medan, Selasa (10/10/2017).

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tiga tersangka Korupsi Pengadaan 6 Unit Kapal Nelayan di Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanla) Sumut pada Tahun Anggaran 2014 menj alani sidang perdana di Ruang Kartika Pengadilan Tipikor Medan, Selasa (10/10/2017).

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Oktresia dalam dakwaannya menyebutkan Matius Bangun selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Andika Ansori Adil Nasution selaku Ketua Panitia Lelang dan Sri Mauliaty selaku direktur PT Prima Mandiri Satria Perkasa atau rekanan diduga melakukan bersama-sama tindak pidana korupsi yang dinilai merugikan negara sebesar Rp 1.329.825.206.

Baca: Italia Menang Tipis, Spanyol Otomatis Lolos ke Piala Dunia 2018 Rusia

Baca: Piala Dunia tanpa Lionel Messi? Pelatih Spanyol Yakin Argentina Lolos Play-off

"Para terdakwa didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 ayat (1) Jo Pasal 18 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," kata Oktresia.

Kerugian negara yang disebutkan itu berasal dari laporan Badan Pemeriksaan Keuangan d an Pembangun (BPKP) Sumut terhadap proyek yang memiliki pagu anggaran sebesar Rp 8 miliar lebih.

Sebelum menjalani persidangan, penyidikan kasus ini dilakukan oleh penyidik Subdit III/ Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut. Penyelidikan kasus ini sudah berlangsung sejak tahun 2016 dan baru Rabu (20/9/2017) lalu para tersangka dan barang bukti diserahkan ke jaksa (P-22) untuk proses persidangan.

Berdasarkan informasi diperoleh, kasus dugaan korupsi pengadaan enam unit kapal ukuran 30 GT untuk nelayan di Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng) yang dananya bersumber dari DAK dan APBD Sumut Tahun Anggaran 2014 sebesar Rp 12 miliar ini disebut merugikan negara sebesar Rp 1.329.825.206.

Setelah pembacaan dakwaan tersebut, Ketua Majelis Hakim, Saryana yang menyidangkan kasus ini kemudian menunda sidang hingga Selasa (17/10/2017) mendatang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi yang dihadirkan JPU.
(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya Editor: Salomo Tarigan Sumber: Tribun Medan Ikuti kami di Beginilah Suasana Wisata di Pulau Seks, Sediakan Narkoba dan Seks Bebas, Harga Tiketnya Fantastis! Source: Tribun Medan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »