www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sumatera Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sumatera Utara Janji Manusiawi untuk Bebaskan Lahan Proyek Tol

Posted by On 20.24

Sumatera Utara Janji Manusiawi untuk Bebaskan Lahan Proyek Tol

Suara.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengedepankan pola yang lebih manusiawi dalam membebaskan lahan untuk jalan tol Medan-Binjai yang masih terkendala.

Di sela-sela pembahasan sejumlah ranperda di DPRD Sumut di Medan, Wagub Sumut Nurhajizah Marpaung mengatakan ada perbedaan situasi antara lahan lahan ruas tol Kualanamu-Tebing Tinggi dengan ruas Medan-Binjai yang belum dibebaskan.

Lahan di ruas tol Kualanamu-Tebing Tinggi yang belum dibebaskan umumnya berupa perkebunan, sedangkan ruas tol Medan-Binjai mayoritas rumah milik masyarakat.

Meski sangat berupaya mempercepat pembebasan lahan guna mempermudah penyelesaian pembangunan jal tol, namun Pemprov Sumut tetap mengedepankan pola kemanusiaan.

Sebenarnya, uang untuk membayar ganti rugi kepada masyarakat yang memiliki lahan tersebut telah disiapkan PT Hutama Karya yang dipercaya pemerintah un tuk melakukan pembangunan jalan tol.

Namun pihaknya mengusulkan untuk menunda proses konsinyasi dan lebih mengedepankan proses pendekatan untuk meyakinkan masyarakat guna mendukung pembangunan jalan tol.

Baca Juga
  • 2.800 Km Proyek Tol Trans Sumatera Terhambat Pembebasan Lahan

  • Jokowi Perintahkan Proyek Tol Pekanbaru - Dumai Selesai 2019

  • Kementerian PUPR Percepat Proyek Tol Pekanbaru - Dumai

  • Konstruksi Proyek Tol MKTT di Sumatera Utara Telah 79,8 Persen

"Bisa saja konsinyasi, tapi kita cara damai dulu," katanya, Senin (13/11/2017).

Cara damai dan manusiawi yang dimaksudkan itu adalah memberikan gant i rugi yang lebih besar dan mencarikan relokasi sementara bagi masyarakat yang memiliki rumah di lahan yang akan dibebaskan.

Dari pendataan yang dilakukan bersama tim Hutama Karya, diketahui ada sekitar 300 rumah yang harus digusur karena akan dijadikan lokasi pembangunan jalan tol.

Pihaknya sedang berkoordinasi dengan Pemkot Medan untuk mencari lokasi sementara sebelum warga pemilik rumah itu dipindahkan sehingga ada proses bagi warga untuk memilih langkah selanjutnya.

"Kita cari relokasi sebelum dibayarkan. Jadi, mereka tidak 'ujug-ujug' dipindahkan," ujar wagub.

Pihaknya memberikan apresiasi kepada Kemenpupera dan Hutama Karya yang mendukung pola yang diterapkan Pemprov Sumut dalam pembebasan lahan tersebut.

Namun Pemprov Sumut juga sangat mengharapkan dukungan dan kerja sama dari masyarakat karena ada batas akhir (deadline) yang ditetapkan pemerintah pusat untuk proses pembebasan lahan itu.

"Kita deadline April 2 018," katanya. (Antara)

counter loading... loading...
  • Hore! Oki Setiana Dewi Buka Toko Kue Kekinian di Medan

  • Polisi Bekuk Pelaku Curanmor Usai Viral di Medsos

  • Berantem dengan Fans Medan, Aura Kasih Beri Penjelasan

  • Pembebasan Lahan Seksi I Tol Medan-Binjai Didesak Tuntas 2017

  • Kampung Kubur Digerebek, Polisi Tangkap 6 Pengedar Narkoba

  • Dua Simpatisan ISIS Ditangkap di Sumatera Utara

Sumber: Google News | Berita 24 Sumut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »