www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sumatera Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Terbukti monopoli di Medan, PGN didenda Rp 9,92 M

Posted by On 17.55

Terbukti monopoli di Medan, PGN didenda Rp 9,92 M

NASIONAL / HUKUM Terbukti monopoli di Medan, PGN didenda Rp 9,92 M Selasa, 14 November 2017 / 15:18 WIB Terbukti monopoli di Medan, PGN didenda Rp 9,92 M BERITA TERKAIT

  • Saingi Pertamina, PGN jualan gas kemasan 12 kg

  • PGN jualan gas tabung 12 kg dan 50 kg

  • PGN catat laba bersih Rp 1,3 triliun di Q3 2017

  • PGN yakin proyek jargas membawa dampak ekonomi

  • PGN optimistis proyek pipa gas Dumai selesai 2018

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) diputus bersalah oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait perkara monopoli distribusi gas di Medan, Sumatera Utara.

"Menyatakan bahwa Terlapor terbukti secara sah da n meyakinkan melanggar Pasal 17 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999," ungkap ketua Majelis Komisi Tersna P. Soemardi pada sidang putusan di Medan, Selasa (14/11)

BACA JUGA :
  • Pertagas & PGN bangun pipa Duri-Dumai
  • Pertamina-PGN kongsi bangun pipa gas Duri-Dumai

PGN terbukti memanfaatkan posisi tawar yang lebih kuat dalam penyusunan dokumen kontrak yang tertuang dalam perjanjian jual beli gas (PJGB). Sehingga memberatkan pelanggan, terutama yang terkait dengan penetapan harga.

Ini yang menyebabkan harga gas di wilayah ini jauh lebih mahal, bahkan jika dibandingkan dengan harga gas di negara tetangga.

Atas putusan tersebut, PGN juga didenda Rp 9,92 miliar untuk disetor ke kas negara. Perkara ini bermula saat investigasi praktik monopoli ini dilakukan KPPU sejak 2014. Menurut investigator KPPU adstiga indikasi yang menunjukkan bahwa PGN menyalahgunakan posisi mereka.

Pertama, PGN secara sepihak tanpa mempertimbangkan day a beli dari konsumennya untuk menentukan harga jual gas. Kedua, penetapan harga dilakukan oleh PGN dinilai sangat jauh dari wajar. Ketiga, klausul dalam perjanjian jual beli yang cenderung merugikan konsumennya.

Akibatnya, konsumen tidak punya daya tawar di saat pelaksanaan PJBG. Apalagi, tidak ada substitusi penyedia gas di Sumatera Utara. Hal ini dianggap merugikan konsumen lantaran PGN seolah-olah mengabaikan daya beli pelanggan.

Menurut data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas), harga gas industri di Sumatera Utara bisa mencapai US$13,9 hingga US$13,94 per MMBTU.

Angka ini terbilang lebih tinggi dibandingkan Jawa Timur sebesar US$8,01 sampai US$8,05 per MMBTU atau Jawa bagian Barat sebesar US$9,14 hingga US$9,18 per MMBTU.

Sementara, sebagai perbandingan, harga gas di Tanah Air yaitu US$10-US$12 per MMbtu, tertingi di Asia Tenggara. Sementara itu, harga gas di Malaysia US$4,47 per MMbtu, Singapura US$4 per MMbtu, Vit enam US$7,5 per MMbtu dan Filipina US$5,43 per MMbtu.

Gas yang digunakan PGN untuk kawasan Sumatera Utara dipasok dari lapangan Pangkalan Susu, Pakam Timur, dan Benggala yang berlokasi di Sumatera. Seluruh lapangan tersebut dioperatori oleh PT Pertamina EP.

Selain itu, terdapat pula pasokan gas dari fasilitas regasifikasi Liquefied Natural Gas (LNG) Arun, yang pasokannya berasal dari Sulawesi dan Papua. Dalam hal ini, KPPU menduga PGN menguasai 100 persen jaringan gas di Sumatera Utara.


Reporter Sinar Putri S.Utami Editor Yudho Winarto

PRAKTEK MONOPOLI

  • Terpopuler
  • Terkomentari
  1. Ramai #UninstallTraveloka, ini kata Traveloka
  2. Inilah skema holding bank dan jasa keuangan
  3. Masa sulit reksadana saham
  4. Ini alasan saham BBRI turun setelah stock split
  5. < li> Default, kekacauan besar mengancam Venezuela
  1. Golongan listrik 4.400 VA ke bawah akan dihapus
  2. Tarif tol ruas Cikupa-Merak naik per 21 November
  3. IHSG sudah ketinggian
  4. Jasa Marga kebut pembangunan Tol Manado-Bitung
  5. Amien Rais ajak massa bela Buni Yani
Feedback â†' x Feedback â†" x Close [X] Sumber: Google News | Berita 24 Sumut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »