Kirim Berita Sumut: Klik Disini | Konfirmasi Berita Sumut: Klik Disini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ini Tiga Daerah Pilkada Rawan Konflik di Sumatera Utara

Posted by On 14.20

Ini Tiga Daerah Pilkada Rawan Konflik di Sumatera Utara

Pilkada Serentak

Ini Tiga Daerah Pilkada Rawan Konflik di Sumatera Utara

Pascapendaftaran bakal calon kepala daerah Sumatera Utara, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut menilai ada tiga daerah rawan konflik.

Ini Tiga Daerah Pilkada Rawan Konflik di Sumatera UtaraTribun Medan/TommyMasa pendukung pasangan calon bupati/wakil Kabupaten Dairi di Jalan Protokol Sidikalang, kemarin.

Laporan Wartawan Tribun Medan, Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.COM, SIDIKALANG - Pascapendaftaran bakal calon kepala daerah Sumatera Utara, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut menilai ada tiga daerah rawan konflik.

Diketahui ada tujuh daerah di Sumut plus satu provinsi men gikuti pesta demokrasi tersebut.

Ketua Pengawas Pemilu Sumut, Syafrida Rasahan mengungkapkan berdasarkan pengamatan usai pendaftaran Kabupaten Dairi masih menjadi daerah rawan tertinggi.

Setelah kabupaten Dairi mengikuti Deliserdang, Padanglawas, dan Langkat.

"Kita belum bisa melakukan pemetaan, karena masih on proses. kalau mau ditanya setelah pasca pendaftaran, Dairi tetap masuk tapi tidak pertama,"ujar Syafrina, Rabu (24/1/2018).

Baca: Bakal Calon Bupati yang Tidak Lolos Mengadu ke Panwaslih, Begini Reaksi Ketua KPU Deliserdang

Saat disinggung tentang adanya dua kali gugatan yang dilakukan pasangan bakal calon dari independen, Syafrida menilai masih belum menempatkan kabupaten ini sebagai rawan konflik.

"Mereka (Paslon) sudah menggugat dua kali. Kemungkinan saat faktual nanti akan muncul. Misalnya, fotokopi e-KTP si A mendukung Independen , ternyata tidak. Itu yang kemungkinan muncul," tambahnya.

< p>Syafrida juga mengakui pasca konflik Pilkada 2013, Kabupaten Dairi tetap menjadi fokus rawan. Namun, beberapa daerah lain yang dulu rawan, kini tidak lagi.

"Misalnya, Tapanuli Utara yang dulu rawan saat ini tidak lagi masuk fokus rawan," pungkasnya.(*)

Penulis: Tommy Simatupang Editor: Arifin Al Alamudi Sumber: Tribun Medan Ikuti kami di Pasien Cantik Nangis-nangis Diduga Dilecehkan Pegawai RS, "Ngaku Apa yang Kamu Perbuat" Sumber: Google News | Berita 24 Sumut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »