www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sumatera Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kelamnya Rekam Jejak Korupsi di Sumatera Utara

Posted by On 00.15

Kelamnya Rekam Jejak Korupsi di Sumatera Utara

Suara.com - Pengamat Politik dari Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti mengingatkan, siapa pun pihak yang terindikasi terlibat dalam kasus korupsi, harus ditindak. Tak peduli latar belakang orang itu.

Pernyataan Ray untuk menanggapi diperiksanya Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah (Ijeck) dalam kasus suap mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho, oleh KPK beberapa hari yang lalu. Keduanya diperiksa sebagai saksi.

"Meski sedang dalam kontestasi politik seperti Pilgub, siapapun jika ada indikasi terlibat atau bahkan ada alat bukti yang cukup harus tetap ditindak,” kata Ray saat dihubungi, Selasa (24/4/2018).

Ray mengatakan, langkah yang telah dilakukan oleh KPK dalam mengusut tuntas kasus di Sumatera Utara, setidaknya bisa dimaknai sebagai upaya untuk melindungi masyarakat Sumatera Utara dari pemimpin yang korup.

Baca Juga
  • Dalami Kasus Puluhan Anggota DPRD, KPK Periksa Gubernur Sumut

  • Wiranto Minta Plt Gubernur Sumut dan Jabar dari Polri Dikaji Lagi

  • Megawati Pilih Djarot Jadi Calon Gubernur Sumut

“Bayangkan saja jika akhirnya calon tersebut terpilih, lalu kemudian jadi tersangka korupsi. Nanti, apakah masyarakat mau dipimpin dari balik penjara?" ujar Ray.

Ray mengingatkan, Pemprov Sumatera Utara sejauh ini telah memiliki rekam jejak yang kelam dalam kasus korupsi. Sebelumnya, dua mantan Gubernur daerah tersebut, Syamsul Arifin dan Gatot Pujo telah ditetapkan sebagai tersangka.

Terbaru Gubernur Sumatera Utara yang masih aktif Tengku Erry pun turut diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi, dan ditambah lagi dengan Cawagub Ijeck.

Ray berpendapat, waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan bagi kandidat yang diduga terkait dengan kasus korupsi, yaitu sebelum calon tersebut menjabat sebagai Kepala Daerah. Sebab, jika diperiksa setelah menjadi pejabat, prosedurnya bakal berlapis.

"KPK bisa lambat dalam mengusut tindak pidana yang mereka lakukan. Penegakan hukum bisa terhambat,” kata Ray.

Diketahui, Ijeck yang merupakan Cawagub dari calon Gubernur Su matera Utara Edy Rahmayadi diperiksa KPK pada Sabtu, 21 April lalu. Nama Ijeck dan Tengku Erry menambah daftat nama-nama yang diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap Gatot Pujo Nugro.

Sebelumnya, komisi antirasuah itu sudah memeriksa 94 saksi dalam kasus tersebut.

loading... loading...
  • Jadi Saksi Aditya Moha, Keterangan Hakim PT Manado Kerap Berubah

  • Ketua DPR Yakin Setya Novanto Bisa Menjalani Vonis

  • Kejaksaan Tangkap Buronan Korupsi Rp12,09 Miliar Ferry Nursanti

  • Debat Calon Gubernur Bali Digelar Pekan Ini, Ini Persiapan KPUD

  • Polisi Tak Larang Masyarakat Pakai Atribut #2019GantiPresiden

  • KSTJ Kritik Anies Tak Sungguh - sungguh Stop Proyek Reklamasi

  • Novanto Divonis 15 Tahun Penjara, Doly: Itu Keputusan Terbaik

  • Lebih Ringan Setahun, KPK Puas Setnov Divonis 15 Tahun Penjara

  • Setnov, Si Tampan Penjual Beras Jadi Ketua DPR dan Kini Pesakitan

Sumber: Google News | Berita 24 Sumut

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »