www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Penyaluran Kredit Melambat - Sumatera Utara

Posted by On 04.52

Penyaluran Kredit Melambat - Sumatera Utara

Penyaluran Kredit Melambat - Sumatera Utara Oleh: Muhamad Bari Baihaqi Selasa, 10/07/2018

NERACA

Medan - Penyaluran kredit perbankan di Sumatera Utara pada 2018 tumbuh melambat sebagai dampak masih belum normalnya kinerja sektor pertanian, perkebunan dan industri pengolahannya. Direktur Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sumut Hilman Tisnawan di Medan, mengatakan, pada triwulan I 2018, kredit perbankan di Sumut hanya tumbuh 8,8 persen secara "year on year" atau menjadi Rp206,6 triliun.

Padahal triwulan sebelumnya, penyaluran kredit Sumut tumbuh 10,8 persen. "Penurunan kredit dampak dari masih tertahannya kinerja sektor pertanian dan industri pengolahan yang merupakan pangsa terbesar kredit secara sektoral," ujar Hilman, seperti dikutip kantor berita Antara, kemarin.

Kinerja sektor pertanian, perkebunan dan industri pengolahan yang tertahan itu dampak harga jual komoditas yang tren melemah. "Dampak kinerja kedua sektor itu dan industri pengolahan tersebut mengalami hambatan menbuat terjadi peningkatan kredit bermasalah," katanya.

Namun disyukuri, meski terjadi peningkatan kredit bermasalah, namun angkanya masih sangat terjaga atau 2,9 persen. "Meski kredit bermasalah terjaga, tetapi perlu diwaspadai karena peningkatan kredit bermasalah di sektor tersier meningkat cukup tinggi atau bahkan di atas 5 persen," ujar Hilman.

Secara spasial penyaluran kredit bank umum di Sumatera Utara hingga triwulan I-2018 masih terkonsentrasi di 5 kabupaten/kota di Sumatera Utara, seperti Medan, Deli Serdang, Asahan, Labuhan Batu dan Pematang Siantar yang mendominasi pangsa kredit sebesar 79,1%. Kepala Bank Indonesia Wilayah Sumut Arief Budi Santoso mengatakan, untuk peran perbankan dalam pembiayaan UMKM di Sumatera Utara mencapai pangsa 25,4% dari total kredit tersalur at au sebesar Rp52,5 triliun.

"Kredit UMKM didominasi oleh kredit skala usaha menengah (share 42,2%), disusul dengan kredit skala kecil (share 30,3%) dan kredit mikro (share 27,5%). Pada triwulan I 2018, pertumbuhan kredit UMKM mengalami kontraksi sebesar 8,0% (yoy)," katanya. Tertahannya pertumbuhan kredit UMKM disinyalir sebagai langkah perbankan dalam menjaga risiko kredit UMKM yang telah melewati batas indikatif 5%.

“Dari sisi risiko, perbankan di Sumatera Utara mengawali tahun 2018 dengan rasio NPL yang relatif terjaga, bahkan jauh dibawah level indikatifnya, yakni mencapai 2,9%. Meskipun jauh dibawah level indikatif, namun tren NPL meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya," ujarnya. Di sisi lain, peningkatan rasio kredit bermasalah di sektor tersier, khususnya PBE sejak triwulan III 2017 yang cenderung meningkat (diatas 5%) juga perlu diantisipasi," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

  • Pintu Utara S tasiun Juanda Ditutup Permanen?
  • Rasio Kredit Bermasalah di Sumsel Masih Tinggi
  • BI Longgarkan Syarat Uang Muka Kredit Perumahan
  • Perlu Mitigasi agar Pertumbuhan Kredit Terjaga
  • Kemenhub: LRT Sumatera Selatan Beroperasi Juli 2018
  • Bank Mayapada Bidik Rights Issue Rp 2 Triliun - Kejar Pertumbuhan Kredit 16,6%

BERITA TERKAIT

Pintu Utara Stasiun Juanda Ditutup Permanen?

Kami selaku pengguna jasa transportasi KRL CommuterLine merasa sangat keberatan akibat kenyamanan menjadi terganggu setelah Pintu Utara di stasiun Juanda,…

Rasio Kredit Bermasalah di Sumsel Masih Tinggi

Rasio Kredit Bermasalah di Sumsel Masih Tinggi NERACA Palembang - Rasio kredit bermasalah (NPL) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tergolong…

BI Longgarkan Syarat Uang Muka Kredit Perumahan

NERACA Jakarta - Bank Indonesia melonggarkan syarat uang muka kredit pemilikan rumah (KPR) dengan membebaskan perbankan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

OJK Dorong Pelajar Manfaatkan Tabungan Simpel - Ambon

NERACA Ambon - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) provinsi Maluku mendorong produk tabungan Simpanan Pelajar (SiMPel) semakin dikenal dan…

Penyaluran Kredit Melambat - Sumat era Utara

NERACA Medan - Penyaluran kredit perbankan di Sumatera Utara pada 2018 tumbuh melambat sebagai dampak masih belum…

Bank Berusaha Jaga NIM

NERACA Jakarta â€" Industri perbankan berusaha untuk menjaga tingkat margin bunga bersih atau Net Interest Margin…

Berita Terpopuler

Jangan Biarkan BI Sendirian, Kemana Sektor Riil?

Menghadapi Ancaman Perang Dagang Donald Trump

Bijak Menyikapi Musibah Kapal Tenggelam

Awas, Perang Dagang AS-RI

Gelar IPO, Pelabuhan Priok Bidik Dana Rp 3 Trilun

Hotelex Indonesia Hadirkan Kompetisi Barista

Ketua MPR - Umat Islam Harus Paham Politik

Memahami Aturan Analisa Ekonomi dalam Hukum Persaingan Usaha - JAIF Training Course

RISE Targetkan Pendapatan Tumbuh 69,59% - Tuntaskan Dua Proyek High Rise

Pansel Hakim MK Minta Masukan dari KPK

Sumber: Berita Sumatera Utara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »